Antrean di halte bus desa
Halte bus mungil di pinggir pantai Gangneung yang nongol di cover album BTS. Bus nggak pernah lewat, tapi fans dari seluruh dunia rela antre buat foto dengan pose yang sama.
Asalnya dari YOU NEVER WALK ALONE, album yang dirilis BTS Februari 2017. Ini repackage sekaligus cerita sampingan dari album penuh kedua mereka, WINGS, dan menukar vibe gelap album aslinya dengan pesan penghiburan buat anak muda zaman sekarang. Lagu utamanya Spring Day. Fakta seru: para member sempat adu melodi, V juga bikin satu, tapi yang akhirnya dipilih punya RM. Di cover-nya, para member kumpul di halte tua dengan latar laut.
Lokasinya Pantai Hyangho di Jumunjin, Gangneung. Plot twist: halte di cover itu cuma set buat pemotretan dan dibongkar setelahnya. Begitu album dan grupnya meledak di seluruh dunia, fans tetap berdatangan ke pantai itu, jadi pemerintah kota membangun ulang haltenya di titik yang sama sebagai spot foto. Sekitar musim panas 2018 pengunjungnya sampai membludak, sampai kota menugaskan petugas dan memasang papan petunjuk. Sekarang tempat ini terdaftar di aplikasi peta sebagai "BTS Bus Stop" dan masuk daftar objek wisata andalan Gangneung.
Tapi jangan tunggu bus di sini, ya. Titik ini sudah nggak berfungsi sebagai halte sejak 2005. Kalau beneran mau naik bus, jalan kaki sekitar lima menit ke halte Pantai Jumunjin, dan ada papan penunjuk jalannya. Di Korea, kunjungan fans kayak gini disebut seongjisullye alias "ziarah ke tanah suci". Ritualnya: berdiri persis di tempat member berdiri dan ambil angle yang sama.
Yang bikin ini menarik di Korea adalah konteksnya. Jumunjin itu kota nelayan di pantai timur yang terkenal dengan kepiting merahnya, dan kota-kota daerah yang jauh dari Seoul sudah lama khawatir soal jibangsomyeol, daerah yang pelan-pelan ditinggal penduduknya. Melihat fans dari luar negeri datang naik pesawat lalu antre di pantai kota yang justru ditinggalkan warganya, kelihatan jelas banget gimana satu frame konten bisa menciptakan wisata daerah.