decodeK

guseulchigi (구슬치기)

KataPermainanSquid Game

Sentil kelerengmu, kenai kelereng lawan, dan kelereng itu jadi milikmu. Jumlah kelereng di kantong dulu sama saja dengan harta, jadi kalah itu nyesek beneran.

Aturannya beda-beda tiap gang. Ada yang mengeluarkan kelereng dari lingkaran yang digambar di tanah, ada yang gantian menyentil untuk mengenai kelereng lawan, ada juga yang menggali empat atau lima lubang berbentuk salib atau huruf T lalu memasukkan kelereng ke tiap lubang secara berurutan sampai satu putaran. Untuk permainan anak-anak, aturannya detail banget, dan sanksi kalau curang biasanya disepakati sebelum mulai. Lemparan harus dari dalam satu jengkal dari posisi kelereng sendiri, makanya semua jadi jago menyentil pakai jari.

Di tahun 90-an, kelereng kaca ukuran sekitar 16 mm harganya 100 sampai 200 won, ada juga kelereng jumbo 300 won dan kelereng besi 500 won. Kelereng besi bisa memecahkan kelereng kaca, jadi aturan tak tertulisnya: yang bawa besi nggak diajak main. Masalah utamanya ada di tanah. Di aspal kelereng menggelinding pergi, di pasir taman bermain malah tenggelam. Begitu halaman tanah menghilang, kelereng pun tinggal jadi nostalgia permainan gang, dan yang bertahan cuma holjjak, tebak ganjil-genap kelereng di genggaman.

Squid Game yang bikin seluruh dunia melihatnya lagi. Ini permainan keempat: peserta disuruh berpasangan, jadi mereka menggandeng orang yang paling dipercaya, lalu baru tahu bahwa pasangan harus merebut sepuluh kelereng satu sama lain. Syutingnya di set gang kampung lama bernuansa senja, dan episode ini sering disebut permainan paling sedih di seluruh serial. Sae-byeok yang diperankan HoYeon Jung menghabiskan waktu dengan ngobrol bersama pasangannya. Gi-hun yang diperankan Lee Jung-jae berpasangan dengan kakek Il-nam, yang menyerahkan kelereng terakhirnya sambil bilang di antara gganbu nggak ada punyamu dan punyaku. Gganbu, sebutan lama untuk sahabat masa kecil, langsung viral se-Korea, dan jaringan ayam goreng dengan nama yang sama ikut kecipratan rezeki. Rasa nyesek kehilangan kelereng waktu kecil berubah jadi han seumur hidup dalam satu adegan.