sihanbu (시한부)
Premis di mana tokoh utamanya divonis umurnya tinggal sebentar lagi. Karena dijamin bikin nangis, premis ini selalu nempel dengan cap sinpa (melodrama yang air matanya dipompa habis-habisan), dan drakor zaman sekarang sering membaliknya di awal cerita.
Secara harfiah, sihanbu artinya "ada batas waktunya". Tapi dalam obrolan sehari-hari, orang Korea hampir selalu memakainya untuk kematian yang sudah dekat: sihanbu insaeng, hidup yang lagi hitung mundur, adalah orang yang dokternya bilang "tinggal beberapa bulan lagi". Di dunia medis istilah ini lebih sering dipakai untuk penyakit terminal yang jalannya pelan seperti kanker stadium akhir, hitungannya bulan sampai tahun, dan angka itu pun cuma rata-rata pasien serupa.
Di drakor, vonis umur pendek dulu jadi trio andalan melodrama bareng amnesia dan rahasia kelahiran. Di masa jaya melo tahun 2000-an, waktu Winter Sonata bikin seluruh Asia banjir air mata, cerita baru jalan kalau ada yang sakit, lupa ingatan, atau ketahuan punya garis keturunan tersembunyi. Tokoh seperti Cha Moo-hyuk di I'm Sorry, I Love You menanggung air mata satu generasi sampai akhir yang tragis.
Penonton juga punya protes klasik: pasien di drakor mukanya tetap mulus setelah divonis. Pasien terminal di dunia nyata badannya menyusut drastis, tapi tokoh di layar tetap cakep ala pemotretan sampai episode terakhir. Makanya film Closer to Heaven, di mana Kim Myung-min menurunkan berat badan besar-besaran untuk memerankan pasien, sering disebut sebagai pengecualian langka. Nama penyakitnya juga itu-itu saja. Glioblastoma, tumor otak ganas, muncul lagi dan lagi. Tokoh utama Doom at Your Service yang diperankan Park Bo-young memulai ceritanya dari diagnosis yang sama.
Premis ini dapat napas baru lewat Queen of Tears tahun 2024. Hong Hae-in (Kim Ji-won), pewaris chaebol, divonis dengan penyakit yang sama, dan suaminya Baek Hyun-woo (Kim Soo-hyun), yang diam-diam lagi siap-siap cerai, akhirnya tahu, dan hubungan mereka mulai bergerak lagi. Premisnya familiar, tapi dengan mencampur tawa dan plot twist ala rom-com ke dalam air mata, drama ini jadi yang rating-nya paling tinggi tahun itu. Paham kritik soal sinpa, lalu sengaja memelintirnya: begitulah cara mainnya sekarang.
Di dunia nyata, semuanya jauh lebih berat. Makin banyak orang Korea yang menulis surat wasiat medis untuk menolak perawatan yang cuma memperpanjang hidup tanpa arti, dan minat pada hospis serta "well-dying", menghabiskan sisa waktu dengan tenang, terus naik.