decodeK
Winter Sonata

Winter Sonata

Judul2002DrakorMelodramaGelombang Hallyu pertama

Melodrama 2002 yang mencampur cinta pertama, kecelakaan mobil, dan amnesia jadi satu. Di Korea cuma hit yang lumayan, tapi di Jepang jadi fenomena sosial dan membuka pintu Hallyu di sana.

Drakor ini tayang Januari sampai Maret 2002 di KBS 2TV, 20 episode tiap Senin dan Selasa. Sutradaranya Yoon Seok-ho, pemeran utamanya Bae Yong-joon dan Choi Ji-woo, plus Park Yong-ha dan Park Sol-mi yang bikin cinta segitiganya makin ruwet. Ini karya pertama Yoon setelah keluar dari KBS dan jadi freelancer, sekaligus seri kedua dari tetralogi empat musimnya: Autumn in My Heart duluan, lalu Summer Scent (2003) dan Spring Waltz (2006).

Ceritanya mulai di sebuah SMA di Chuncheon. Kang Jun-sang pindah sekolah buat mencari ayah yang belum pernah ia temui, jatuh cinta sama Jung Yu-jin, lalu di hari ia mau pergi, kabarnya ia tewas kecelakaan. Sepuluh tahun kemudian Yu-jin jadi arsitek, dan muncullah pengusaha Lee Min-hyung yang mirip banget sama Jun-sang. Ternyata dia memang Jun-sang, cuma ingatannya hilang karena amnesia. Habis itu datang rahasia kelahiran yang bikin mereka mungkin kakak-adik, lalu gumpalan darah di otak sisa kecelakaan yang bikin ia buta. Akhirnya mereka ketemu lagi di rumah cantik di atas tebing tepi laut. Kalau dilihat sekarang, ini paket lengkap bahan makjang, dan dari dulu pun udah dibilang klise. Tapi visual salju yang cakep, chemistry dua pemeran utama, dan OST dengan lagu tema From the Beginning Until Now dari Ryu bikin semua itu dimaafkan.

Di Korea rating rata-ratanya 23,1% dengan puncak 28,8%, lumayan banget karena harus bersaing sama dua drama kuat di jam yang sama. Tapi tetap kalah dari pendahulunya, Autumn in My Heart, yang tembus 40% lebih dengan formula penyakit mematikan dan bikin Song Hye-kyo jadi bintang dalam semalam. Bae dan Choi sendiri memang udah terkenal duluan. Yang viral justru gayanya: poni yang kayak tertiup angin dan syal yang dililit dua kali lalu dipilin. Fakta casting: peran Jun-sang awalnya ditawarkan ke Ryu Si-won, Yu-jin ke Kim Hee-sun, dan Lee Seo-jin pernah cerita di acara varietas kalau dia sempat ditawari peran Sang-hyuk.

Cerita serunya justru setahun kemudian di Jepang. Tahun 2003 saluran satelit NHK menayangkan versi sulih suara, dan ibu-ibu umur 30 sampai 50-an menyebarkannya lewat kaset rekaman yang dipinjam-pinjamkan. Permintaan tayang ulang membludak sampai tahun 2004 NHK menayangkannya untuk ketiga kalinya di saluran terestrial, Sabtu jam 11 malam, dan episode terakhirnya dapat 20,6% di Tokyo dan 23,8% di Osaka. Belum ada drama tengah malam lain yang bisa begitu. Waktu satu episode ditunda seminggu gara-gara berita kunjungan PM Koizumi ke Korea Utara, NHK dapat sekitar 3.000 telepon protes dalam sehari. Kelanjutannya ada di Winter Sonata sampai di Jepang dan tahun Hallyu masuk Jepang.

Bae Yong-joon pun jadi Yon-sama. Waktu pertama kali datang ke Jepang tahun 2004, sekitar 4.000 fans memadati bandara dan lebih dari 300 polisi antihuru-hara dikerahkan; sepuluh fans luka-luka karena desak-desakan, dan Bae sampai minta maaf secara resmi. Tahun itu, frasa empat karakter pilihan grup Sumitomo adalah 様様様様, empat "sama" berjejer alias Yon-sama. PM Koizumi menyapa Choi Ji-woo dengan "Ah, Fuyu no Sonata!" dan bercanda di kampanye kalau dia juga pengin dipanggil Jun-sama. Analisis yang paling banyak diterima: ibu rumah tangga di keluarga yang sangat patriarkal menemukan pelarian lewat tokoh pria yang setia pada satu cinta. Drama ini juga mengubah cara pandang generasi yang dulu cuma kenal Korea lewat sejarah penjajahan dan perang, tepat setelah Piala Dunia 2002 bikin dua negara ini sering nongol bareng di TV.

Lokasi syutingnya lalu jadi tujuan ziarah fans: Pulau Nami, Oedo di dekat Geoje, dan SMA Joongang di Seoul yang jadi sekolah Chuncheon di drama, dipenuhi rombongan turis Jepang yang ngikutin pemandu berbendera. Jepang bahkan bikin versi anime tahun 2009, dan di versi bahasa Korea, Bae dan Choi mengisi suara karakter mereka sendiri. Demam di Jepang ini balik lagi ke Korea: tayangan ulang tiga episode berturut-turut di TV kabel bisa dapat sekitar 17%. Setelahnya Dae Jang Geum, Crash Landing on You, dan Squid Game juga meledak di Jepang, tapi survei Hallyu 2022 masih menunjukkan responden Jepang memilih Winter Sonata sebagai drakor nomor satu. Hampir semua cerita asal-usul Hallyu ujung-ujungnya balik ke sini.