decodeK

Drakor yang memicu protes diplomatik

Kejadian2022-09DiplomasiKisah nyataKontroversi

Tahun 2022, sebuah drakor Netflix menggambarkan Suriname, negara kecil di Amerika Selatan, seperti negara narkoba, dan pemerintah Suriname protes terbuka sampai menyebut soal langkah hukum. Ini jenis gesekan baru yang muncul karena drakor sekarang ditonton di mana-mana.

Dramanya adalah Narco-Saints. Ceritanya diambil dari kisah nyata Cho Bong-haeng, orang Korea yang menetap di Suriname tahun 80-an dan 90-an, kerja sama dengan kartel Cali dari Kolombia, lalu menyelundupkan kokain ke Eropa. Yang pertama ngotot mau mengangkat kisah ini ke layar adalah aktor Ha Jung-woo, yang lalu membawanya ke sahabat lamanya, sutradara Yoon Jong-bin. Hwang Jung-min memerankan bandar besar Jeon Yo-hwan yang menyamar jadi pendeta, sementara Ha jadi Kang In-gu, pengusaha biasa yang keseret ke operasi rahasia badan intelijen Korea. Sosok asli di balik Kang ternyata beneran tinggal di rumah si bandar dan melapor ke agen di jam-jam tertentu, jadi orang Korea bilang kenyataannya lebih gila dari naskahnya.

Pemicu utamanya justru judul. Waktu masih dikembangkan, judulnya ya cuma Suriname, dan pemerintah Suriname sudah protes lewat jalur diplomatik sejak masa produksi, minta judulnya diganti. Kementerian Luar Negeri Korea turun tangan dan hasil kompromi mereka adalah Narco-Saints. Makanya di Korea judulnya tetap Suriname (수리남), sementara di negara lain tayang sebagai Narco-Saints atau terjemahannya. Kalau teman Korea kamu nyebut judul yang beda, nah itu alasannya.

Setelah rilis 9 September 2022, dramanya meledak di Netflix. Di minggu kedua, dia nomor satu untuk kategori serial non-Inggris dan naik sampai peringkat lima di Amerika Serikat, chart yang jarang banget ditembus drakor. Makin besar suksesnya, makin keras suara Suriname. Menteri luar negeri Suriname menggelar konferensi pers, bilang serial ini menggambarkan Suriname sebagai negara narkoba dan pemerintah akan menempuh jalur hukum. Pesannya jelas: Suriname di layar bukan Suriname yang sekarang. Sutradara Yoon cuma jawab 'no comment' waktu ditanya.

Pemerintah Korea juga ikut tegang. Korea nggak punya kedutaan di Suriname, jadi urusannya dipegang kedutaan di Venezuela, dan kedutaan itu mengeluarkan imbauan keamanan buat warga Korea di sana. Tapi cerita warga Korea di lapangan beda. Orang Korea yang sudah lebih dari dua puluh tahun buka restoran di sana bilang warga lokal nggak terlalu menganggapnya serius, dan ketua asosiasi warga Korea menyebut dramanya hampir semuanya fiksi, nggak ada sentimen anti-Korea, cuma khawatir langkah hukum pemerintah bisa memancing reaksi yang nggak terduga. Yang paling mereka pikirkan justru penonton Korea yang jadi mengira Suriname itu cuma soal bahaya.

Ada plot twist juga: nggak ada satu adegan pun yang syuting di Suriname. Bagian luar negeri kebanyakan diambil di Republik Dominika, dan istana presiden Suriname di drama itu sebenarnya istana presiden Dominika yang benderanya diganti. Sisanya banyak diambil di Jeju dan set di Korea, sampai kru menanam pohon palem sendiri. Lucunya, penonton di Dominika malah suka banget. Terus penjahat paling kejam di cerita ini justru orang Korea. Banyak orang Korea bercanda kalau yang harusnya tersinggung itu Korea, walaupun mereka juga paham kenapa orang Suriname risih nama negaranya disandingkan dengan kokain.

Negara yang protes karena digambarkan jelek di film bukan hal baru. Kazakhstan pernah kesal gara-gara Borat, dan ujungnya nggak ke mana-mana. Waktu itu banyak yang bilang protes semacam ini jarang menang di pengadilan. Tapi kasus ini tetap ramai di Korea karena satu hal: drakor sekarang bukan lagi tontonan lokal. Sejak Squid Game, satu serial bisa tayang di lebih dari 190 negara sekaligus, jadi pertanyaan soal siapa yang digambarkan dan bagaimana, sekarang datang dari seberang dunia. Kira-kira di waktu yang sama, kontroversi sejarah soal Snowdrop memunculkan pertanyaan serupa di dalam negeri; kasus Narco-Saints adalah versi yang naik sampai level diplomatik. Dengan pemain kelas berat termasuk Park Hae-soo, Jo Woo-jin, dan Yoo Yeon-seok, drama ini diingat sebagai hit sekaligus bukti seberapa jauh Hallyu sekarang menjangkau.