Snowdrop
Drama melodrama berlatar Seoul tahun 1987, tentang cowok yang nyelinap ke asrama kampus khusus perempuan dan mahasiswi yang menyembunyikannya. Karena si cowok ternyata mata-mata Korea Utara, drakor ini udah kena badai tuduhan distorsi sejarah bahkan sebelum tayang.
Tayang sebagai drama akhir pekan JTBC dari Desember 2021 sampai Januari 2022, total 16 episode, dan di luar Korea tayang di Disney+. Ini drama pertama dari stasiun TV Korea yang dirilis global lewat Disney+. Jung Hae-in jadi Su-ho, mahasiswa berlumuran darah yang manjat tembok asrama, dan JISOO BLACKPINK jadi Young-ro, yang ngira dia aktivis prodemokrasi lalu menyembunyikannya. Selain cameo, ini karya akting pertama sekaligus peran utama pertama JISOO. Sutradara Jo Hyun-tak dan penulis Yoo Hyun-mi dari SKY Castle kolaborasi lagi, dan beberapa pemain SKY Castle ikut balik, termasuk Kim Hye-yoon.
Masalahnya mulai waktu sinopsisnya bocor tahun 2020. Latar tahun Perjuangan Demokrasi Juni, ditambah twist si "aktivis" ternyata mata-mata, dianggap banyak orang Korea bisa membenarkan masa lalu yang kelam, waktu banyak mahasiswa dituduh jadi mata-mata lalu disiksa. Agen intelijen pemburu mata-mata yang dideskripsikan sebagai sosok "lurus" juga bikin makin panas. Nama pemeran utama perempuannya awalnya Young-cho, yang dikaitkan dengan aktivis demokrasi nyata, jadi tim produksi menggantinya jadi Young-ro. Sebelum tayang, petisi ke istana presiden untuk menghentikan syuting dan penayangan tembus lebih dari 200 ribu tanda tangan, dan Cheong Wa Dae menjawab bahwa mereka menghormati pilihan sukarela pihak swasta.
Episode 1 malah bikin makin ramai. Adegan mata-mata kabur diiringi lagu protes legendaris era 80-an "Sola Sola Pureureun Sola" dikritik habis-habisan. Pihak pembela bilang lagu itu dinyanyikan demonstran di layar yang menuntut pemilu jujur, dan misi si mata-mata sama sekali nggak ada hubungannya dengan gerakan mahasiswa, melainkan penculikan tokoh oposisi hasil kesepakatan rahasia rezim diktator dan Korea Utara. Tiga sponsor produksi semuanya menarik iklan karena tekanan boikot, dan komisi standar penyiaran menerima lebih dari 800 aduan dalam beberapa hari. Permohonan putusan sela dari kelompok sipil untuk menghentikan penayangan ditolak pengadilan. JTBC memilih jalan terus, menayangkan lebih cepat episode yang menunjukkan maksud cerita, dan dramanya tayang sampai tamat. Kisah lengkapnya ada di kontroversi sejarah Snowdrop.
Hasilnya bertolak belakang banget. Di Korea rating-nya cuma 2 sampai 3 persen dan finis paling bawah di antara saingan satu slot, tapi di Disney+ drama ini nomor satu berminggu-minggu di semua negara Asia tempat dirilis, dan di Taiwan nggak pernah turun dari puncak. Situs rating internasional murah hati, situs Korea pelit. Banyak yang nilai awal cerita yang fokus romansa kurang solid, tapi sejak episode 5 asrama berubah jadi arena penyanderaan, dan banyak penonton bilang dramanya jauh lebih seru sebagai thriller politik. Akting dan pelafalan JISOO dikritik media Korea, sementara di luar negeri dia menang beberapa penghargaan.
Sedikit cerita di balik layar: penata musiknya, Kim Tae-seong, juga menggarap musik film 1987: When the Day Comes, dan beberapa aktor film itu ikut muncul di sini. Di tengah masa tayang, Januari 2022, pemain Kim Mi-soo meninggal dunia; episode berikutnya tetap menayangkan adegannya tanpa dipotong dan ditutup dengan pesan duka. Snowdrop nunjukin betapa sensitifnya ingatan soal demokratisasi di Korea dan sejauh mana budaya pop boleh meminjamnya, dan drama ini selalu diungkit lagi tiap kali muncul debat akurasi sejarah drama periode.