decodeK

chungmuro debwi (충무로 데뷔)

KataFilmJalur

Saat orang yang terkenal lewat drama TV atau sebagai idol pertama kali main film layar lebar. Istilah ini masih membawa rasa bahwa dunia film itu level yang beda.

Chungmuro itu nama jalan sungguhan di pusat Seoul. Di zaman penjajahan Jepang namanya Honmachi, kawasan dagang orang Jepang; setelah merdeka namanya diganti mengikuti gelar anumerta Laksamana Yi Sun-sin, Chungmu, yang lahir di dekat situ. Tahun 60-an sampai 70-an, rumah produksi dan bioskop besar numpuk di area ini, jadi Chungmuro berubah jadi sebutan untuk industri film Korea, persis kayak Hollywood buat film Amerika. Tahun 1983 sebuah acara berita KBS bahkan membuka episode pertamanya dengan liputan soal Hollywood-nya Korea.

Ironinya, sekarang hampir nggak ada rumah produksi di sana. Kebanyakan pindah ke Gangnam dan Sangam-dong, bioskop lama kalah sama multipleks. Bioskop Daehan yang jadi ikon kawasan itu tutup setelah 2024. Tapi istilahnya tetap hidup. Judul berita masih suka nulis bintang baru Chungmuro atau pendatang baru yang dilirik Chungmuro.

Biasanya, debut Chungmuro jadi berita karena ada idol yang akting. Buat produser, idol datang sepaket dengan fandom, jadi biaya promosi lebih hemat dan buzz-nya sudah ada. Tapi layar lebar lebih kejam: close-up-nya gede dan penontonnya bayar tiket, jadi kritik soal akting kena lebih keras. Nilai film pertama itu bisa menentukan arah karier si idol.

Yang sukses banyak. Suzy dari miss A dapat julukan cinta pertama bangsa lewat film pertamanya, Architecture 101. Im Si-wan naik layar lebar lewat The Attorney, film sepuluh juta penonton, dan mengunci statusnya sebagai aktor. D.O. dari EXO debut di Cart lalu jadi aktor yang dicari sutradara. Sekarang, daripada langsung loncat ke film besar, banyak yang mengasah skill dulu di web drama, film indie, atau teater kecil. Aktor yang ditempa di panggung Daehangno atau musikal lalu menyeberang ke film juga versi lain dari jalan yang sama.