cheonman (천만 영화)
Film yang tembus lebih dari sepuluh juta penonton di bioskop Korea. Di negara berpenduduk 51 juta, itu kira-kira satu dari lima orang, jadi di sana angka ini dianggap fenomena sosial, bukan sekadar rapor box office.
Semuanya dimulai musim dingin 2003 lewat Silmido. Beberapa bulan kemudian Tae Guk Gi ikut tembus, dan sepuluh juta pun jadi satuan yang dipakai semua orang (lahirnya film sepuluh juta). Pendorongnya bioskop multipleks: tahun 1990-an rata-rata orang Korea nonton sekitar sekali setahun, tahun 2000-an naik jadi kira-kira empat kali.
Kebanyakan negara mengukur film laris pakai uang. Korea menghitung kepala. Pasar DVD-nya lemah banget, jadi tiket bioskop itu sumber duit utama, dan waktu industri sempat bikin peringkat berdasarkan pendapatan, media nggak peduli sampai akhirnya balik lagi ke jumlah penonton. Tentu saja "sepuluh juta orang" sebenarnya sepuluh juta tiket. Yang nonton dua kali dihitung dua, yang cuma datang buat lihat salam panggung para pemain juga dihitung. Pendapatan tiket dibagi kurang lebih setengah-setengah antara bioskop dan pihak produksi, jadi kalau tembus, pihak film kebagian sekitar 50 miliar won.
Per Agustus 2026 daftarnya berisi 35 film: 25 film Korea dan 10 film Amerika. Juaranya The Admiral: Roaring Currents dengan 17,6 juta. Cuma tiga yang lewat 15 juta, yaitu film itu, Extreme Job, dan Wang-gwa Saneun Namja (harfiahnya "Pria yang Hidup Bersama Raja") tahun 2026, makanya angka ini dianggap tembok pemisah antara film laris dan film nasional beneran. Extreme Job memecahkan rekor film komedi dan bikin Ryu Seung-ryong serta Lee Ha-nee jadi wajah yang dikenal satu negara (komedi tembus sepuluh juta).
Rekor "yang pertama" per genre terus bertambah. The King and the Clown jadi film kolosal pertama yang tembus dan melambungkan Lee Joon-gi. Along with the Gods jadi yang pertama dari komik Korea, Exhuma yang pertama dari genre horor okultisme (okultisme tembus sepuluh juta). The Roundup tembus dengan film kedua, ketiga, dan keempat berturut-turut, seri Korea pertama yang tiga kali beruntun (franchise yang tiap sekuelnya tembus). Bong Joon-ho baru 36 tahun waktu The Host tembus, jadi dia sutradara termuda di klub ini, lalu menambah satu lagi lewat Parasite.
Film soal sejarah modern Korea banyak banget di daftar ini. Assassination, kisah pejuang kemerdekaan, tembus sepuluh juta pas di Hari Pembebasan dan langsung jadi omongan. 12.12: The Day dan A Taxi Driver juga masuk. The Attorney lebih dari tiga tahun nggak dibeli hak tayangnya oleh stasiun TV, dan baru tayang di TV nasional saat Chuseok 2017 setelah pemerintahan berganti. Film Korea sepuluh juta biasanya mampir ke ruang keluarga satu atau dua tahun kemudian sebagai film spesial Seollal atau Chuseok.
Sepuluh juta bukan berarti mahakarya. Haeundae dapat ulasan campur aduk dan sering disindir sebagai film sepuluh juta yang nggak mungkin ditonton dua kali, tapi sutradaranya, Yoon Je-kyoon, tetap mencetak yang kedua lewat Ode to My Father. Tahun 2020 dan 2021 pandemi bikin daftarnya kosong, sampai ada yang bilang era ini sudah tamat. Lalu The Roundup 2 membuka pintunya lagi di 2022.