The Man from Nowhere
Film aksi 2010 tentang pria yang bersembunyi di toko gadai lalu turun tangan saat gadis kecil tetangganya diculik. Film ini menaikkan standar aksi Korea dan bikin wajah Won Bin melekat selamanya ke peran ini.
Cha Tae-sik memutus hubungan dengan dunia dan cuma menjaga toko gadai yang suram. Yang datang cuma pelanggan dan So-mi, bocah tetangga yang ditelantarkan ibunya dan merasa pria penyendiri itu senasib dengannya. Waktu ibu So-mi mencuri barang dari sindikat narkoba, ibu dan anak itu hilang, dan Tae-sik diburu polisi sekaligus geng sambil mencari So-mi. Pelan-pelan ketahuan kalau dia dulu agen intelijen militer elite yang menghilang setelah istrinya yang sedang hamil tewas di depan matanya. Judulnya berarti 'om', panggilan So-mi untuknya karena dia nggak tahu namanya, dan jarak lewat sapaan itulah inti emosi film ini.
Awalnya proyek ini beda banget. Sutradara Lee Jeong-beom sempat menyiapkan komedi romantis, lalu nggak pede dan banting setir. Saat menginap di rumah ayahnya yang memang buka toko gadai, dia melihat teralis besi dan bayangan orang lewat di luar, lalu merasa toko itu mirip penjara. Tokoh utama versi pertama berumur 60-an; setelah diturunkan ke 40-an pun yang dibayangkan aktor paruh baya seperti Kim Yoon-seok, Song Kang-ho, Choi Min-sik, Sol Kyung-gu, atau Cha Seung-won. Tapi naskah yang belum dapat investor maupun pemeran itu malah dilirik kubu Won Bin. Setelah ngobrol dua jam, sutradara merasa Won Bin paham makna tersembunyinya, bahwa si penyelamat justru yang diselamatkan, lalu naskahnya ditulis ulang untuknya. Judul sesimpel itu juga ditolak semua orang, sampai Na Moon-hee mampir ke lokasi syuting dan bilang judul makin pendek makin bagus.
Karena Won Bin, adegan aksinya dirombak: bukan baku hantam penuh keringat, tapi gerakan pendek dan tajam yang terinspirasi silat dan arnis, dengan tendangan dikurangi karena penasihat bilang di pertarungan nyata kaki jarang dipakai. Puncaknya adalah duel satu lawan banyak dan pertarungan pisau dengan pembunuh bayaran Ram-rowan, yang masuk peringkat 15 daftar adegan tarung terbaik film Asia versi IGN, tiga tingkat di bawah Oldboy. Ram-rowan diperankan aktor asal Thailand Thanayong Wongtrakul, tapi suaranya di film hasil dubbing; waktu dia menyapa pakai bahasa Thai di acara premiere, penonton kaget karena suaranya beda jauh. Lalu adegan Tae-sik mencukur rambutnya sendiri di depan cermin? Di naskah itu cuma adegan biasa, tapi sutradara yakin bakal meledak saat melihat penata kamera terus berdecak kagum. Dan benar saja.
Duo penjahat kakak-adik Man-seok dan Jong-seok juga jadi legenda. Kim Hee-won, yang waktu itu belum dikenal, mengusulkan Jong-seok diubah dari anak buah jadi adik kandung, sehingga lahirlah dua psikopat yang cuma sayang satu sama lain. Dialog seperti 'Ini kaca antipeluru!', 'Masih ada satu peluru lagi', dan 'Orang yang hidup demi hari esok bakal mati di tangan orang yang cuma hidup untuk hari ini' bikin para pemain ngakak saat pertama baca. Won Bin dan Kim Hee-won begadang sambil makan jeruk mikirin cara membawakannya dengan emosi penuh, dan sekarang kalimat-kalimat itu jadi meme abadi di internet Korea.
Meski ratingnya dewasa, film ini menarik 6,28 juta penonton, mengalahkan Inception, dan jadi film nomor satu Korea tahun 2010, baru yang kedua untuk film rating dewasa setelah Friend di 2001. Memang bukan film sepuluh juta penonton, tapi keuntungannya tiga kali lipat titik impas dan masih bertengger di daftar film dewasa terlaris bareng Inside Men, The Roundup, dan Tazza. Film ini menang Film Terbaik di Baeksang Arts Awards, penghargaan teknis di Blue Dragon Film Awards, serta Aktor Terbaik dan Aktris Pendatang Baru Terbaik di Korean Film Awards. Distributornya CJ Entertainment, sekarang CJ ENM. Syutingnya kebanyakan di kampung tua di Busan, padahal ceritanya berlatar Seoul dan Incheon, dan adegan klub Gangnam diambil di tempat yang belakangan jadi Burning Sun.
Di luar Korea film ini makin terkenal lewat Netflix. India membeli hak remake dan membuat Rocky Handsome di 2016, dan tahun 2018 diumumkan versi Amerika dengan penulis naskah John Wick. Tahun 2021 muncul laporan seorang pelajar 14 tahun di Korea Utara dijatuhi hukuman kerja paksa karena menonton film ini sekitar lima menit. Won Bin belum main film lagi sejak itu, cuma iklan, jadi proyek berikutnya adalah penantian terlama di Chungmuro. Kim Sae-ron, pemeran So-mi, lahir tahun 2000 dan baru boleh menonton filmnya sendiri di 2019; saat dia meninggal di 2025, Won Bin datang melayat, penampilan publik pertamanya di luar iklan dalam 15 tahun. Catatan: My Mister itu drama yang beda total, cuma judulnya mirip.