decodeK
Oldboy

Oldboy

Judul2003FilmBalas dendamCannes

Seorang pria dikurung lima belas tahun di penjara pribadi tanpa pernah tahu alasannya, lalu dilepas begitu saja dan mulai memburu orang yang mengurungnya. Film ini jadi film Korea pertama yang menang Grand Prix di Cannes dan bikin kritikus dunia melihat sinema Korea dengan cara baru.

Awalnya ini manga Jepang karya Garon Tsuchiya dan Nobuaki Minegishi, dan yang menyarankannya ke Park Chan-wook sambil minum-minum ternyata Bong Joon-ho. Hak adaptasinya cuma sekitar 20 ribu dolar. Pemeran utamanya, Choi Min-sik, ngaku berhenti baca manganya di jilid dua. Di rapat pertama yang digelar di restoran Cina, tim sepakat cuma mengambil satu ide, yaitu hidup seseorang yang dikendalikan selama lima belas tahun, dan membuang sisanya. Naskahnya ditulis ulang kira-kira delapan kali. Ini bagian tengah trilogi balas dendam Park Chan-wook, dan banyak yang bilang aturan main drama balas dendam Korea lahir di sini.

Tokoh utamanya, Oh Dae-su, pegawai kantoran doyan minum yang suka bercanda kalau namanya berarti “hari ini asal lewat aja”. Selama lima belas tahun dia cuma dikasih makan pangsit goreng. Choi, yang maniak jjajangmyeon, sempat minta menunya diganti mi saus kedelai hitam, tapi Park menolak mentah-mentah karena Choi pasti kelihatan terlalu menikmati. Adegan Dae-su mencari restoran cuma lewat rasa pangsit itu berlatar Seoul, tapi syutingnya di Chinatown Busan. Di adegan PC bang, coba dengar baik-baik, ada efek suara Counter-Strike di belakang. Choi sebenarnya pengin jadi penjahat Lee Woo-jin, sampai Park bilang kalau begitu Dae-su harus dimainkan aktor yang jauh lebih senior. Akhirnya Woo-jin dimainkan Yoo Ji-tae dan Mi-do oleh Kang Hye-jung.

Adegan yang selalu dikutip orang adalah perkelahian di lorong pakai palu: satu long take yang bergerak menyamping, diulang tujuh belas kali, dan di video behind the scene Choi kelihatan basah kuyup keringat. Park sudah bilang dari awal kalau dia menunggu momen aktornya mentok. Adegan makan gurita hidup juga legendaris. Uniknya, film ini jarang banget memperlihatkan kekerasannya langsung. Waktu gigi dicabut, kamera malah berpaling dan cuma suara yang terdengar, jadi kamu merasa sudah melihat sesuatu yang sebenarnya nggak pernah ditunjukkan.

Twist-nya dijaga ketat banget. Investor dikasih naskah tanpa bagian itu, tim marketing rela diomeli wartawan asal ending-nya nggak bocor, dan pengarang manganya sendiri baru dapat kaset video tanpa subtitle sehari sebelum pemutaran perdana.

Dirilis November 2003 dengan rating dewasa, film ini tetap menarik sekitar 3,27 juta penonton di Korea. Tahun berikutnya film ini masuk kompetisi Cannes, hal langka untuk film yang sudah tayang, dan membawa pulang Grand Prix. Di dalam negeri, film ini menyapu Blue Dragon Film Awards untuk sutradara, aktor utama, dan aktris pendukung, plus sutradara dan aktor terbaik di Baeksang Arts Awards. Bareng Memories of Murder di tahun yang sama, film ini membuka masa keemasan film Korea. Song Kang-ho saking seringnya main ke lokasi syuting sampai namanya ikut masuk kredit akhir.

Di luar negeri umurnya malah lebih panjang. Di polling kritikus BBC, film ini ada di peringkat 30 film terbaik abad ke-21 dan peringkat 29 film non-bahasa Inggris terbaik. Musiknya bertumpu pada waltz dan hampir semua judul lagunya diambil dari film klasik. Tahun 2013 Spike Lee bikin remake Hollywood-nya, tapi nggak bisa keluar dari bayang-bayang versi aslinya. Perkelahian di lorong itu lahir lagi di Guardians of the Galaxy Vol. 3 dan Deadpool & Wolverine, dan di 2026 BTS bikin seluruh MV 2.0 sebagai homage untuk Oldboy. Bareng Parasite, ini biasanya film Korea pertama yang disebut orang luar Korea.