pro yagu: pro + 야구 (프로야구)
KBO League, olahraga profesional dengan penonton terbanyak di Korea. Fans nyanyi terus sepanjang pertandingan, dan di 2024 penonton satu musim tembus sepuluh juta untuk pertama kalinya.
Liga ini lahir tahun 1982, jadi yang paling tua di antara liga pro Korea. Laga perdananya 27 Maret tahun itu di Stadion Dongdaemun, MBC Blue Dragons lawan Samsung Lions, dan selesai lewat walk-off grand slam. Dramatis banget dari hari pertama. Dari enam klub pendiri, sekarang ada sepuluh.
Yang bikin orang asing bingung pertama kali: nama tim pakai nama perusahaan, bukan kota. LG Twins, Lotte Giants, dan seterusnya. Cuma bisbol yang nggak masukin nama kota di liga Korea, tapi justru rasa kedaerahannya paling kuat. Sebut Busan, orang langsung jawab Lotte. Doosan dan LG malah berbagi stadion Jamsil, jadi duel mereka disebut Jamsil Series.
Bintang aslinya ada di tribun. Budaya sorak bisbol Korea punya lagu tim plus chant pribadi untuk tiap pemukul inti, dipimpin ketua suporter dan cheerleader di panggung pakai sound system buat puluhan ribu orang. LG menyusun sistemnya di tahun 90-an, lalu fans Lotte yang nyanyi "Busan Gull" di akhir 2000-an bikin gaya ini terkenal se-Korea. Beda dari Jepang atau Taiwan, nggak ada lagu khusus "chance" waktu ada pelari di base. Di masyarakat yang sering nyuruh diam, satu tiket bisa beli berjam-jam teriak bebas, dan itu salah satu kunci popularitasnya. Tahun 2024, video joget singkat seorang cheerleader bahkan viral sampai luar negeri.
Penontonnya muda. Seorang presiden klub bilang 70% pelanggannya umur 20 sampai 30-an, dan lebih dari 40% pembeli tiket online itu perempuan. Gelombang ini bikin liga tembus sepuluh juta penonton pada September 2024, pertama kali dalam sejarah olahraga pro Korea, di laga ke-671, dan menutup musim dengan 10.887.705 orang. Di 2025 rekornya pecah lagi, sekitar 12,31 juta.
Laga hari kerja mulai jam 18.30, hampir nggak berubah sejak 1982, pas buat mampir pulang kantor. Tiap stadion punya jajanan khas, tapi aturan tak tertulisnya duduk sambil pegang ayam goreng dan bir alias chimaek. Kalau dilihat lebih luas, ini contoh hidup cara orang Korea menonton olahraga.