Queen Seondeok
Drama sageuk 62 episode tentang Deokman, ratu pertama Silla, dan Mishil, perempuan berkuasa yang menghalangi jalannya. Salah satu kasus langka di mana villain-nya lebih dicintai daripada pemeran utama, dan ratingnya tembus 40%.
Tayang di MBC dari 25 Mei sampai 22 Desember 2009 sebagai proyek spesial ulang tahun ke-48 stasiun itu. Penulisnya duo Kim Young-hyun dan Park Sang-yeon, yang nantinya menulis Deep Rooted Tree. Drama ini lebih dekat ke fantasi sejarah karena cuma meminjam kerangka dari catatan sejarah, dan ini pertama kalinya sageuk Korea serius menghidupkan kerajaan Silla, dari ibu kota yang sekarang jadi Gyeongju sampai dunia para hwarang.
Pembukaannya gila. Ada ramalan kalau di keluarga raja lahir anak kembar, garis keturunan laki-laki "tulang suci" bakal habis. Jadi bayi Deokman diselundupkan keluar istana dan tumbuh di rombongan dagang di Gurun Taklamakan tanpa tahu dirinya putri. Balik ke Silla, dia menyamar jadi cowok, masuk pasukan hwarang Kim Yu-sin, dan belajar di medan perang cara memenangkan hati orang. Ide "siapa yang mendapatkan orang, dia mendapatkan dunia" jadi benang merah seluruh drama. Karena inti ceritanya putri yang merebut takhta dengan usahanya sendiri, drama ini sering disebut dalam obrolan soal cerita dengan perempuan sebagai pusatnya.
Tapi yang bikin penonton kecantol justru Mishil. Ko Hyun-jung, pemeran villain yang bisa mengangkat dan menjatuhkan raja ini, awalnya ditawari peran Deokman. Dia menolak karena mau peran yang lebih berlapis, lalu memilih Mishil sendiri. Penulisnya bilang O-Ren Ishii dari Kill Bill jadi inspirasi karakter ini. Hasilnya: Mishil menguasai semuanya. Orang sampai menyebut dramanya "Mishil", dan walau bukan pemeran utama, dia menyabet daesang di MBC Drama Awards dan daesang TV di Baeksang Arts Awards. Setelah comeback di era 2000-an tanpa hit berarti, ini kebangkitan total. Kim Nam-gil yang memerankan Bidam, anak rahasia Mishil yang abu-abu antara baik dan jahat, langsung jadi bintang, sementara Lee Yo-won sebagai Deokman, Uhm Tae-woong sebagai Kim Yu-sin, dan Yoo Seung-ho sebagai Kim Chun-chu muda juga ikut naik daun.
Angkanya heboh. Rating tembus 40% pertama kali di episode 26, dan karena meledak, dramanya diperpanjang 12 episode. MBC yang lagi seret keuangannya balik untung, SBS memajukan drama saingannya satu jam, dan KBS memindahkan IRIS ke malam lain. Samsung Economic Research Institute memasukkannya ke daftar 10 produk hit 2009 bareng iPhone. Berkat perpanjangan, Mishil bertahan sampai episode 50, dan pas dia keluar, ada penonton yang langsung menganggap dramanya tamat; rating episode berikutnya turun sekitar tujuh poin. Deokman baru naik takhta di episode 51. Karena Mishil dan Deokman sama-sama meninggal sambil duduk di kursi, muncul lelucon kalau mati sambil duduk itu lagi tren di kalangan perempuan Silla.
Kritiknya juga jelas: bagian tengah yang molor setelah perpanjangan, paruh akhir yang logikanya berantakan setelah penobatan, dan batas sejarah dengan fiksi yang nggak jelas. Ratu Jindeok, penerus aslinya, bahkan nggak muncul sama sekali. Dialognya sengaja menghindari gaya bicara sageuk tradisional biar terasa lebih modern. Flu babi juga sempat masuk ke lokasi syuting, menulari Kim Nam-gil dan Lee Seung-hyo (pemeran Alcheon), sampai beberapa adegan duel dipotong.
Produser sebuah musikal menggugat soal plagiarisme dan sempat menang ganti rugi plus larangan tayang ulang di tingkat banding, tapi Mahkamah Agung membatalkannya di 2014, dan di 2015 diputuskan final bahwa nggak ada pelanggaran hak cipta. Adegan terakhirnya memperlihatkan Deokman dewasa memeluk dirinya yang masih kecil dan baru tiba di Silla, menyuruhnya untuk bertahan; penulisnya bilang terinspirasi lagu Girl Talk milik Kim Yoon-ah. Empat belas tahun kemudian, Ko Hyun-jung kembali menguasai layar lewat peran yang beda banget di Mask Girl.