decodeK
Mask Girl

Mask Girl

Judul2023-08DrakorPenampilanNetflix

Karyawan kantoran yang minder sama penampilannya mulai live streaming tiap malam pakai topeng, dan hidupnya langsung jungkir balik. Serial Netflix tujuh episode di mana satu perempuan diperankan tiga aktris.

Asalnya webtoon karya penulis Maemi dan ilustrator Heese, tayang di Naver Webtoon sejak 2015 sampai tamat di 48 bab tahun 2018. Tagline-nya dari awal udah sadis: Kim Mo-mi, jeleknya kebangetan, badannya bagus kebangetan. Tiap ganti musim, warna logonya ikut berubah, kuning, oranye, lalu hijau kebiruan yang kusam, menyesuaikan wajah Mo-mi sebelum operasi plastik, sesudahnya, dan setelah operasinya gagal. Poster drakornya juga pakai tiga warna yang sama. Rilisnya pas tren webtoon diangkat ke layar lagi di puncak, jadi judul ini sering disebut tiap orang ngomongin booming IP webtoon.

Netflix merilisnya 18 Agustus 2023, disutradarai Kim Yong-hoon. Keputusan paling berani: satu karakter, tiga aktris. Mo-mi sebelum operasi dimainkan pendatang baru Lee Han-byeol, sesudah operasi oleh Nana, dan Mo-mi yang akhirnya masuk penjara oleh Ko Hyun-jung. Lee Han-byeol benar-benar muka baru, nama dan wajahnya dirahasiakan sampai empat hari sebelum tayang. Dia dipilih setelah audisi yang nggak ada habisnya, dan begitu muncul di konferensi pers, netizen heboh karena mirip banget sama versi webtoon. Fakta seru: topeng yang Mo-mi pakai saat siaran dibuat berdasarkan wajah Nana. Ide dari penata artistiknya, topeng itu ya wajah yang Mo-mi pengin punya.

Tiap episode ganti narator. Episode satu Kim Mo-mi, dua Joo Oh-nam, tiga Kim Kyung-ja, empat Kim Chun-ae, dan nuansa genrenya ikut berubah. Oh-nam, rekan kantor yang obsesinya ke Mo-mi bikin merinding, diperankan Ahn Jae-hong. Makeup kulit kepala dan wig-nya makan waktu dua jam tiap kali, dan banyak yang bilang dia melampaui versi aslinya. Kyung-ja, ibu yang mempertaruhkan segalanya demi balas dendam setelah kehilangan anaknya, dimainkan Yeom Hye-ran dari usia ibu muda sampai nenek berambut putih. Jaket kuning yang dia pakai sama persis dengan jaket anaknya, cinta ibu yang bengkok dalam satu potong baju.

Sasarannya jelas: lookism, kebiasaan menilai orang dari wajah, dan kejamnya komunitas online yang anonim. Mo-mi nggak cuma jadi korban. Operasi plastik kasih dia wajah baru, tapi bukan jalan keluar dari apa yang udah dia lakukan, dan ceritanya berubah jadi drama balas dendam di mana dua ibu saling tabrak. Beda dari webtoon, versi drakornya bikin Mo-mi dan Chun-ae saling melindungi, dan bagian penjara hitam-putih yang nggak ada di aslinya banyak dipuji, terutama karena Nana yang pegang kendali. Di antara cerita dengan perempuan sebagai tokoh utama, yang satu ini ada di sisi yang gelap dan kasar.

Musiknya juga kayak karakter tambahan. "Dance in the Rhythm" dari Kim Wan-sun dan "Saturday Night" dari Son Dam-bi diputar berulang kayak lagu tema. Kata sutradaranya, intro lagu pertama terasa seperti Mo-mi yang lagi larut dalam mimpi jadi bintang, sementara yang kedua, lirik sedih di atas beat disko ceria, pas banget sama perasaannya. Ada juga "Rose of Betrayal" dari Uhm Jung-hwa dan "Eternal Love" dari Fin.K.L, plus lagu-lagu himne gereja karena Kyung-ja diaken di gerejanya, dan hasilnya serem.

Angkanya juga ngebuktiin. Di minggu kedua dia nangkring di nomor 1 chart serial non-Inggris Netflix, total ditonton 15,4 juta kali, dan sempat jadi nomor 1 harian di Jepang. Tahun berikutnya di Baeksang Arts Awards, Yeom Hye-ran dan Ahn Jae-hong sama-sama bawa pulang piala aktor pendukung TV. Buat Ko Hyun-jung, ini juga besar: aktris yang ikonik sebagai Mishil di Queen Seondeok balik dengan peran yang beda total, dan dia sendiri yang usul memotong satu dialog di ending biar nggak jadi melodrama. Karena ceritanya soal obsesi kecantikan yang berujung bencana, drakor ini sering disandingkan sama film The Substance. Penasaran sisi lain Yeom Hye-ran? Lanjut ke The Glory.