BLACKPINK jadi headliner Coachella
April 2023, BLACKPINK jadi headliner di Coachella, Amerika. Ini pertama kalinya artis Asia, sekaligus grup K-pop, berdiri di puncak line-up festival itu.
Ceritanya mulai empat tahun sebelumnya. April 2019, BLACKPINK tampil di main stage Coachella di slot tepat di bawah headliner. Mereka girl group K-pop pertama yang manggung di festival yang bareng Glastonbury disebut paling terkenal sedunia. Begitu line-up keluar, nama mereka langsung naik ke peringkat tiga trending Twitter Amerika, dan video live DDU-DU DDU-DU serta Kill This Love dari akhir pekan itu masih rame lagi tiap musim Coachella.
Waktu itu ada yang nyinyir, katanya slotnya hasil dorongan label besar Amerika. Faktanya kebalik: penampilan mereka sudah dikonfirmasi Mei 2018, sedangkan kontrak dengan Interscope baru diteken Oktober tahun itu. Coachella duluan yang ngelirik, label belakangan.
April 2022, senior satu agensi di YG Entertainment, 2NE1, reuni kejutan di panggung yang sama, muncul satu per satu di tengah penampilan CL. Momen itu membuktikan fandom yang masih hidup bisa membuka lagi panggung grup yang sudah bubar. Lalu 11 Januari tahun berikutnya, BLACKPINK resmi diumumkan sebagai headliner.
Coachella digelar dua akhir pekan dengan line-up yang sama, jadi mereka tampil dua kali, 15 dan 22 April, pas di tengah world tour kedua mereka, BORN PINK. Tur ini akhirnya meraup sekitar 331,8 juta dolar, rekor tur tunggal tertinggi untuk artis K-pop. Setlist-nya banyak ambil lagu era album kedua, dan video live Coachella untuk Shut Down, lagu yang nyampling La Campanella karya Paganini, serta Pretty Savage dirilis terpisah.
Angkanya nggak masuk akal. Livestream YouTube-nya tembus 250 juta tayangan kumulatif, terbanyak sepanjang sejarah Coachella, dengan 2,96 juta orang nonton bersamaan. Di lokasi, puluhan ribu penonton ikut nyanyi lirik Korea, ttechang alias nyanyi massal khas penonton Korea. Member asal Thailand LISA, bareng JENNIE, JISOO, dan ROSÉ, juga dapat panggung solo masing-masing di tengah set.
Malam itu dikenang sebagai puncak era stadion K-pop, dan efeknya panjang. Setahun kemudian LE SSERAFIM tampil di festival yang sama dan kena debat soal vokal live, dan makin besar panggung luar negeri, makin tajam pertanyaan soal apa yang beneran dilakukan idol di atas panggung. Tahun 2024, waktu YoonA disuruh cepat lewat di karpet merah Cannes, muncul obrolan lain: diundang dan dihargai itu dua hal yang beda.