decodeK
Up & Down

Up & Down

Lagu2014-08LaguNaik lagi di chartFancam

Awalnya tenggelam, empat bulan kemudian malah naik sampai puncak chart. Satu fancam dari seorang fans bikin lagu EXID ini jadi kisah comeback chart paling legendaris di K-pop.

Digital single ini rilis 27 Agustus 2014. Masuk chart real-time Melon di peringkat 95, lalu cepat hilang, dan agensi menghentikan promosi. Buat EXID yang sudah tiga tahun debut, ini pukulan telak. Hani pernah janji ke orang tuanya bakal berhenti kalau dalam tiga tahun nggak berhasil, dan 2014 pas tahun ketiga.

Titik baliknya 9 Oktober. YouTuber bernama pharkil mengunggah fancam Hani di acara kecil di daerah, dan videonya menyebar cepat banget di forum dan medsos. Tanggal 19 November lagunya muncul lagi di Melon peringkat 82, lalu lewat konser dadakan dan tampil lagi di acara musik, peringkatnya naik setapak demi setapak. Malam 24 Desember akhirnya nomor 1 di chart real-time Melon. Tanggal 8 Januari 2015 mereka dapat trofi acara musik pertama di M Countdown, lalu menang juga di Music Bank dan Inkigayo, padahal saingannya Apink yang lagi di puncak. Semua drama ini dikenang sebagai fancam yang menyelamatkan satu grup dan contoh paling klasik dari yeokjuhaeng, alias lagu yang naik lagi setelah lama rilis.

Kenapa klip itu meledak? Karena isinya koreografi versi acara yang asli, dengan gerakan pinggul yang lebih berani, bukan point dance versi TV yang sudah dijinakkan. Lagu ini bahkan punya tiga versi gerakan andalan: versi acara, promosi pertama, dan promosi kedua. Maret 2015 video ini jadi fancam pertama yang tembus 10 juta views, dan sempat lebih banyak ditonton daripada MV resminya. Sejak itu agensi berhenti menurunkan video fans dan malah bikin fancam sendiri.

Lagunya sendiri punya cerita. Ditulis Shinsadong Tiger bareng LE, member EXID, dan katanya awalnya lagu solo untuk Jessi dengan judul sementara 'we are at'. HyunA dan Ailee juga sempat mengincarnya. Riff saksofon plus 'wi arae wi wi arae' yang diulang terus bikin lagu ini hook song banget. Di MV garapan Digipedi, pesulap bertopeng harimau salah menyambung badan atas dan bawah seorang perempuan lalu diracun, dan para member bilang itu sindiran bercanda buat Shinsadong Tiger.

Di Knowing Bros mereka mengaku mungkin sudah bubar kalau lagu ini gagal. Hani bahkan lagi bikin PowerPoint buat minta satu kesempatan terakhir waktu lagunya mulai naik. Waktu Brave Girls mengulang keajaiban serupa lewat Rollin' tahun 2021, lagu inilah yang pertama diingat semua orang.