decodeK

oppa (오빠)

KataPanggilanDasar

Panggilan adik perempuan ke kakak laki-lakinya, sekaligus panggilan cewek ke cowok yang lebih tua dan dekat dengannya. Di luar Korea, kata ini lebih terkenal sebagai panggilan buat idol cowok kesayangan.

Asalnya dari kata hormat orabeoni, yang di akhir era Joseon menyusut jadi orabi, lalu di era modern makin pendek jadi oppa. Awalnya ini bahasa anak kecil. Dipakai di luar keluarga ternyata baru belakangan: sampai 1970-an, antara cowok dan cewek biasanya pakai -ssi atau seonbae, dan di kampus cewek malah manggil senior cowok dengan hyung. Oppa menyebar di 1990-an sampai masuk ke pasangan bahkan suami istri. Tahun 1995 seorang aktris manggil suaminya oppa di TV dan penonton ramai protes. Sekarang generasi yang dulu mempopulerkannya udah jadi generasi tua.

Kuncinya kedekatan. Lebih tua aja nggak cukup, dan kalau beda umurnya kejauhan kamu jadinya samchon (om) atau ajeossi. Ada candaan "kalau ganteng, ya oppa." Sebaliknya, cowok yang sering nyebut dirinya sendiri oppa ("biar oppa yang urus") malah bikin ilfil, kesannya lagi pamer posisi, satu genre sama latteneun. Dalam sistem panggilan Korea di mana cowok bilang hyung dan cewek bilang eonni, siapa manggil siapa dengan apa adalah cermin umur dan urutan senioritas.

Di dunia pacaran, panggilan itu kodenya. Ganti dari seonbae ke oppa artinya hubungan naik level, jadi ini senjata klasik tarik ulur. Makanya "panggil aku oppa" jadi dialog bikin baper di drakor.

Di fandom umur nggak ngaruh. Teriak oppa ke idol yang sepuluh tahun lebih muda itu hal biasa dalam nge-fangirl. Bareng aegyo, oppa jadi kata Hallyu yang dipakai tanpa diterjemahin, dan bagian "oppa" di BOOMBAYAH milik BLACKPINK terkenal sebagai killing part. Di Korea Utara, undang-undang tahun 2023 yang menindak gaya bahasa Korea Selatan ikut menyasar kata ini, sampai ada laporan kalau diketik di HP otomatis berubah jadi 'kamerad'. Fun fact: di bahasa Belanda dan Jerman, opa artinya kakek.