eonni (언니)
Panggilan perempuan untuk perempuan yang lebih tua. Kakak kandung, senior dekat, mbak penjaga toko, sampai member girl group yang jadi bias-nya, semuanya bisa dipanggil 'unnie'.
Pola dasarnya begini. Perempuan memanggil perempuan yang lebih tua unnie dan laki-laki yang lebih tua oppa, sementara laki-laki pakai hyung dan noona. Kata yang dipakai berubah tergantung gender si pemanggil, dan inilah level pertama sistem panggilan Korea sekaligus titik yang paling sering bikin orang asing salah. Kalau cowok bilang 'unnie', orang Korea langsung ketawa.
Tapi dulu nggak begitu. Kata ini baru muncul di catatan sejak akhir abad ke-19, dan awalnya dipakai untuk kakak yang sejenis kelamin, apa pun jenis kelaminnya. Artinya, cowok juga memanggil kakak laki-lakinya 'unnie'. Maknanya menyempit jadi khusus perempuan di pertengahan sampai akhir abad ke-20. Sebagian laki-laki kelahiran sebelum 1950-an masih memakainya untuk laki-laki yang lebih tua, dan di sebagian daerah Gyeongsang bahkan anak laki-laki kelahiran 1970-an kadang memanggil kakaknya 'eonga' atau 'unnie'. Asal katanya ada tiga teori: gabungan kata asli Korea, pengaruh bahasa Jepang, atau bahasa bayi yang disingkat dari 'hyeongnim'. Dulu 'hyeongnim' adalah bentuk hormat dari unnie, dan jejaknya masih ada saat perempuan memanggil istri kakak laki-laki suaminya dengan 'hyeongnim' (lihat panggilan yang cuma meninggikan satu pihak).
Sekarang pemakaiannya jauh lebih luas. Sesama perempuan yang nggak tahu umur satu sama lain aman-aman saja saling panggil unnie, dan pegawai toko kosmetik atau baju sering memanggil pelanggan perempuan dengan unnie. Masuk ke toko K-beauty, kemungkinan besar kamu bakal dengar.
Di dalam girl group, urutan senioritas berdasarkan umur langsung melekat di kata ini, dan maknae yang dimanja para unnie-nya adalah adegan wajib di variety show. Waktu fans cewek teriak 'unnie!' ke idol atau aktris yang keren, itu tanda kagum, energinya kebalikan dari rasa sayang protektif ke adik perempuan nasional. Kakak-adik perempuan beneran biasanya ribut soal boneka waktu kecil dan soal baju atau makeup yang dipinjam diam-diam waktu remaja, lalu jadi sedekat sahabat setelah dewasa. Itu sebabnya cerita kakak-adik perempuan di drakor kena banget buat penonton Korea.