Hyung / Noona
Cowok manggil cowok yang lebih tua 'hyung', dan cewek yang lebih tua 'noona'. Beda setahun aja udah ganti panggilan, makanya orang Korea langsung nanya umur pas baru kenalan.
Kuncinya ada di siapa yang ngomong. Cewek yang lebih tua dipanggil unni kalau yang manggil cewek, dan noona kalau yang manggil cowok. Cewek manggil cowok yang lebih tua oppa. Jadi di sistem panggilan Korea, satu slot 'kakak' diisi empat kata sekaligus. Dulu nggak begini. Hyung dan unni awalnya artinya kakak yang sejenis kelamin sama kamu, apa pun jenis kelaminnya. Jejaknya masih ada: perempuan yang udah nikah manggil istri kakak suaminya dengan 'hyungnim'.
Nggak harus saudara kandung. Hyung di kompleks, noona kakak kelas: kalau udah akrab, beda sepuluh tahun lebih pun masih dipanggil hyung atau noona. Kalau jaraknya jauh banget, biasanya pindah ke 'samchon' (om) atau 'imo' (tante). Tambah lagi hitungan umur Korea, ngurusin siapa hyung-nya siapa bisa makan waktu. Begitu panggilan udah ditentuin, pakai jondaenmal atau banmal juga ikut ketentu, jadi ini lebih mirip deklarasi senioritas daripada sekadar nama panggilan.
Naik satu level jadinya hyungnim dan nunim. Di Busan dan Gyeongsang Selatan, hyungnim berubah jadi 'haengnim', malah disingkat 'haem' (dialek Gyeongsang). Di antara cowok, hyungnim itu sopan tapi nggak kaku, jadi dipakai di kantor, militer, sampai geng. Dunia itu nyambung ke tatanan panggilan hyungnim. Variety show Knowing Bros bahkan manggil semua pemainnya 'hyungnim', dan penyanyi Na Hoon-a sampai ngejadiin Socrates hyung-nya di lagu Brother Tes!.
Noona punya nuansa yang lebih halus. Banyak cowok risih kalau cewek yang lebih tua dan nggak begitu akrab bilang 'sini, noona yang urus'. Sebaliknya, ada juga cewek yang pengen banget dipanggil noona sama cowok yang lebih muda, soalnya di antara orang dekat kedengarannya lumayan romantis. Di internet ada ungkapan 'kalau ganteng ya oppa, kalau cantik ya noona', plus meme manggil 'nunaaa' dipanjangin buat kakak cewek yang cakep.