sejong hakdang (세종학당)
Kelas di luar negeri yang didukung pemerintah Korea untuk belajar bahasa dan budaya Korea. Pintu pertama yang diketuk orang yang jadi penasaran bahasa Korea gara-gara drakor atau lagu.
Namanya diambil dari Raja Sejong, raja yang menciptakan Hangeul. Kelas pertamanya dibuka di Ulaanbaatar, Mongolia, tahun 2007, mulai dari 13 lokasi di tiga negara dengan 730 murid. Oktober 2012, Yayasan Institut Raja Sejong berdiri sebagai lembaga publik di bawah kementerian kebudayaan, berdasarkan undang-undang dasar bahasa Korea, dan per Juni 2026 sudah ada 273 lokasi di 89 negara. Pertumbuhannya kurang lebih mengikuti menyebarnya hallyu.
Yayasan ini nggak cuma menunjuk kelas. Mereka bikin kurikulum standar dan buku pelajaran, melatih guru bahasa Korea lalu mengirimnya ke luar negeri, dan menjalankan situs belajar online Nuri Sejong Hakdang. Selain kelas Hangeul, mereka juga menjalankan program edukasi dan promosi budaya Korea. Kalau mau bukti resmi kemampuan bahasa Korea, langkah berikutnya biasanya TOPIK, dan buat yang berencana kerja atau kuliah di Korea, ini sering jadi titik awal.
Salah paham yang sering terjadi: tempat ini nggak ada hubungannya dengan lembaga bahasa Universitas Sejong maupun kota administratif Sejong. Banyak orang asing yang ketuker ketiganya. Anggap saja versi Korea dari Confucius Institute, British Council, atau Alliance Française. Sebagai jendela mengenalkan Korea di luar negeri, pasangannya adalah taekwondo: satu mengajarkan bahasa, satu lagi tubuh. Namanya diambil dari tokoh utama pengumuman Hangeul, dan kalau konten Korea biasanya kena lokalisasi buat tiap pasar, di sini yang diekspor justru bahasanya sendiri.