decodeK
The Moon Embracing the Sun

The Moon Embracing the Sun

Judul2012-01DrakorDrama kolosalFantasi

Drakor saeuk fusion MBC tahun 2012 tentang Lee Hwon, raja Joseon fiktif, dan cinta pertamanya yang dikira sudah meninggal tapi kembali sebagai dukun perempuan. Episode terakhirnya tembus 42% dan jadi drama nasional tahun itu.

Ceritanya begini. Putra mahkota muda Hwon jatuh cinta pada Yeon-woo, putri seorang pejabat cendekia, dan Yeon-woo terpilih jadi calon permaisurinya. Tapi di tengah perebutan kekuasaan istana, ia terkena penyakit misterius, diusir, lalu dikabarkan meninggal. Delapan tahun kemudian, Hwon yang sudah jadi raja bertemu Wol, seorang dukun dengan wajah persis Yeon-woo yang nggak ingat siapa dirinya. Setengah romansa, setengah misteri: siapa dia, dan apa yang sebenarnya terjadi pada sang putri mahkota?

Diadaptasi dari novel Jung Eun-gwol, penulis yang sama dengan novel di balik Sungkyunkwan Scandal. Tayang di MBC tiap Rabu dan Kamis dari Januari sampai Maret 2012, total 20 episode, dan hampir aja tayang di channel kabel Channel A. Karena Hwon bukan raja sungguhan, ceritanya bebas dari spoiler sejarah. Politik dan perangnya tipis, galaunya tebal, dan sering disebut puncak era saeuk trendi.

Kurva rating-nya dramatis banget. Enam episode pertama dipegang aktor cilik: Yeo Jin-goo sebagai Hwon kecil, Kim Yoo-jung sebagai Yeon-woo kecil, dan Kim So-hyun sebagai Bo-kyung kecil langsung buka di 18% dan nomor satu di slotnya, bikin mereka bertiga jadi bintang dalam semalam. Pemain dewasa melanjutkan momentumnya, tembus 40% di episode 16, lalu tamat di 42% dengan rata-rata 33,02%. Ini salah satu dari sedikit drama weekday era 2010-an yang lewat 40%, sering disebut bareng Descendants of the Sun. Bukan cuma rating: slot iklannya ludes untuk tayangan perdana maupun siaran ulang, dan hak siarnya laku ke Jepang, Hong Kong, Taiwan, dan Thailand dengan harga rekor, jadi salah satu pilar gelombang Hallyu kedua.

Buat Kim Soo-hyun yang memerankan Hwon dewasa, ini titik balik kariernya. Han Ga-in jadi Wol dan Jung Il-woo jadi Yang-myung, kakak tiri Hwon, tapi Kim yang keluar sebagai bintang papan atas, lalu dua tahun kemudian My Love from the Star bikin namanya meledak di China. Pengakuannya ke Wol, saat ia bertanya apakah Wol benar-benar ingin dilupakan dan mengaku sudah mencoba tapi nggak bisa, jadi bahan parodi di mana-mana, bahkan dipakai jadi nama peserta King of Masked Singer. Fakta seru: pasangan impian sutradaranya adalah Kim Soo-hyun dan Moon Geun-young, dan Joo Won sudah fitting kostum Yang-myung sebelum mundur karena drama lain diperpanjang.

Nama-nama tokohnya punya kode rahasia. Hwon adalah matahari, Wol adalah bulan. Pengawal Woon adalah awan di samping matahari. Yeom (api), kakak Yeon-woo, dan Seol (salju), pelayannya, menyiratkan pasangan yang meleleh begitu bertemu. Ratu Bo-kyung adalah cermin yang pura-pura jadi bulan, dan Yang-myung adalah cahaya yang tertutup matahari.

Perdukunan di istana jadi mesin cerita, dari dukun kerajaan Nok-young sampai Ari, dukun di episode satu yang cuma ada di versi drama. Perbedaan terbesar dengan novelnya adalah amnesia. Di novel Yeon-woo ingat semuanya dan sengaja menyembunyikan identitasnya, sementara drama menghapus ingatannya supaya cinta segitiga Hwon, Wol, dan Yang-myung makin kuat. Drama ini juga berusaha pakai sapaan istana yang tepat, memanggil putri dengan jaga alih-alih mama yang sudah klise. Warna hanbok dan suasana istana Joseon-nya cantik, meski ada penonton yang sadar set istananya bekas drama era Goryeo.

OST-nya juga merajai chart: Back in Time dari Lyn nangkring di nomor satu chart real-time Melon, dan lagu yang dinyanyikan Kim Soo-hyun sendiri ikut masuk chart. Di Baeksang Arts Awards ke-48, drama ini mengalahkan lawan berat seperti The Princess' Man dan Deep Rooted Tree untuk Drama Terbaik.