decodeK
The Red Sleeve

The Red Sleeve

Judul2021-11DrakorDrama kolosalSudut pandang perempuan

Raja jatuh cinta pada seorang dayang istana. Tapi, apakah si dayang juga mencintai raja? Drakor sageuk MBC tahun 2021 ini menceritakan ulang kisah Raja Jeongjo dan dayang Seong Deok-im dari sudut pandang si perempuan.

Drama ini diadaptasi dari novel karya Kang Mi-kang terbitan 2017. Penulisnya mulai menulis tahun 2007 waktu masih 17 tahun, dan baru selesai tahun 2015. Deok-im itu tokoh nyata, yaitu Selir Uibin Seong, salah satu dari sedikit selir era Joseon yang nama aslinya masih tercatat. "Ujung lengan merah" di judulnya adalah kain merah di ujung lengan baju dayang istana. Buat Deok-im, itu lambang hidup yang dia pilih sendiri, sebagai perempuan yang bekerja, bukan sekadar istri atau anak seseorang. Makanya manset biru pemberian kakaknya, yang kebetulan menutupi ujung lengan merah itu, ternyata jadi kunci penting di bagian akhir cerita.

Putra mahkota Yi San diperankan Lee Jun-ho, sementara Deok-im diperankan Lee Se-young. Ini proyek pertama Jun-ho setelah wajib militer sekaligus drama MBC pertamanya. Keraguan soal apakah idol bisa membawakan logat sageuk yang berat hilang dalam hitungan minggu, dan peran ini jadi contoh klasik lepas dari cap "idol yang akting". Se-young, yang sudah main drama kolosal sejak jadi aktris cilik, membawakan perannya dengan mantap banget. Pemeran pendukungnya juga nggak ada yang lemah: Lee Deok-hwa sebagai Raja Yeongjo, Park Ji-young sebagai kepala dayang, Kang Hoon sebagai Hong Deok-ro, dan Jang Hye-jin sebagai Dayang Seo. Fakta seru: kedua pemeran utama sama-sama dari klan Yi Jeonju, keluarga yang sama dengan wangsa Joseon.

Episode pertama dibuka dengan rating kalem, 5,7%. Tapi di episode 7 tembus 10%, pertama kalinya miniseri MBC dapat dua digit dalam tiga tahun. MBC langsung all in, menyerahkan slot prime time malam Natal dan Tahun Baru, yang biasanya diisi film spesial liburan, untuk episode beruntun berdurasi lebih dari 100 menit. Episode terakhir ditutup di 17,4%. Sebelum tayang, Jun-ho janji kalau rating tembus 15% dia bakal joget lagu "My House" milik 2PM pakai jubah raja, dan janji itu ditepati di acara spesial Tahun Baru Imlek.

Secara visual, kekuatannya ada di pengendalian diri. Nggak ada hanbok fusion yang warnanya norak, paletnya kalem, dan adegan malam cuma diterangi cahaya lilin dan obor secukupnya. Waktu itu, setelah sebuah sageuk lain dihentikan cuma dalam dua episode karena skandal pemutarbalikan sejarah, banyak drama memilih latar zaman fiktif demi menghindari perdebatan akurasi sejarah. The Red Sleeve justru terang-terangan memakai era Jeongjo yang asli, dan kekerasan Putra Mahkota Sado juga nggak diperhalus.

Detail tersembunyinya bikin nagih. Permainan baduk antara raja dan ratu di episode 14 meniru persis game ke-4 AlphaGo lawan Lee Sedol tahun 2016. Saat ratu memainkan langkah legendaris ke-78 milik Lee, San yang duduk di posisi AlphaGo malah bisa membalas dengan tepat, beda dengan mesin aslinya. Lee Deok-hwa, yang di dunia nyata hobi banget mancing, dapat adegan memancing di Buyongjeong, Changdeokgung. Di episode terakhir ada cameo Lee Soon-jae, pemeran Yeongjo di drama Yi San tahun 2007, sebagai rakyat biasa.

Adegan yang paling ramai dibahas ada di episode 16. Deok-im yang sudah jadi selir mengantar teman-temannya pergi jalan-jalan, lalu membayangkan dirinya sendiri dengan baju dayang melambaikan tangan untuk berpisah. Adegan ini awalnya nggak ada di naskah, dan sukses bikin penonton yang sudah "berpisah" dengan diri mudanya lewat pernikahan dan mengurus anak nangis sejadi-jadinya. Drama ditutup dengan kalimat terakhir novelnya, "Dan momen itu pun menjadi abadi." Katanya Jun-ho sampai kebawa emosi waktu rekaman narasi sambil menonton adegannya.

Di MBC Drama Awards 2021, drama ini memborong penghargaan akting utama untuk aktor dan aktris, Best Couple, dan Drama of the Year. Tahun berikutnya Jun-ho menang TikTok Popularity Award di Baeksang Arts Awards, dan dramanya meraih penghargaan drama terbaik di Korea Broadcasting Awards. OST-nya diisi Whee-in dari MAMAMOO, Lia dari ITZY, dan penyanyi legendaris Lee Sun-hee. Drama ini juga tayang bersamaan di Coupang Play, dan gaungnya di luar negeri cukup besar sampai Pusat Kebudayaan Korea di Thailand bikin pameran hanbok dari drama ini, bukti penggemar sageuk global ikut terpikat.