decodeK

Lepas dari label 'idol yang akting'

Kejadian2014AktingIdolPergeseran pandangan

Bertahun-tahun, aktor yang berasal dari grup idol selalu dinilai dulu dari pelafalan dan kemampuan aktingnya. Sejak pertengahan 2010-an, satu per satu dari mereka membalikkan penilaian itu lewat karya, dan sekarang orang nggak terlalu peduli kamu debut lewat jalur apa.

"Yeongidol" itu gabungan kata "akting" dan "idol". Istilah ini lebih banyak tumbuh di judul berita ketimbang di fandom, jadi dari awal sudah ada kesan label. Sampai awal atau pertengahan 2010-an, jalur resmi jadi aktor adalah audisi terbuka stasiun TV atau dilirik PD. Idol yang datang ke lokasi syuting dengan fanbase siap pakai gampang dicap sebagai orang yang lompat antrean.

Pintunya sebenarnya sudah terbuka sejak generasi pertama. Tahun 2002, Sung Yu-ri dari Fin.K.L mulai lewat drama dan Eugene dari S.E.S. lewat drama spesial satu episode. Banyak dari mereka langsung dapat peran utama, jadi muncul kritik bahwa mereka merebut tempat aktor muda yang sudah lama berlatih. Eric dari SHINHWA memakai nama aslinya, Moon Jung-hyuk, saat akting, dan cara ini kemudian jadi kebiasaan di industri: nama yang beda di kredit, garis tegas antara panggung dan layar.

Kenapa banyak banget idol yang akhirnya akting? Karier idol itu singkat dan intens, modal utamanya masa muda, dan grup sering bubar sebelum kontraknya habis. Buat agensi, mendebutkan trainee yang direkrut karena visualnya sebagai idol dulu berarti biaya training bisa balik lewat album dan merch sambil namanya makin dikenal. Buat rumah produksi, idol membawa buzz dan menghemat biaya promosi. Sampai-sampai katanya banyak aktor muda Korea punya pengalaman jadi trainee. Arusnya juga bisa terbalik: Park Shin-hye mulai sebagai aktris cilik dan sempat bersiap debut sebagai penyanyi-penulis lagu.

Kelemahannya juga nyata. Teknik vokal yang diasah biar part-nya menonjol di panggung bisa terdengar aneh saat dialog, dan kebiasaan mencari kamera lalu menatapnya malah jadi bumerang di adegan. Aktor senior Choi Min-sik pernah bilang masalahnya bukan di anak-anak itu, tapi di agensi yang melepas mereka tanpa persiapan, dan kalau diajari dengan benar mereka pasti bisa.

Lalu datanglah era 2010-an. Tahun 2011 Suzy dan IU sama-sama main di drama Dream High, dan Suzy jadi "cinta pertama nasional" lewat Architecture 101. Jung Eun-ji menghapus embel-embel idol lewat logat Busan-nya di Reply 1997, dan Hyeri melakukan hal yang sama sebagai Deok-sun di Reply 1988. Im Si-wan, yang debut di The Moon Embracing the Sun, bikin para pekerja kantoran merasa relate sebagai Jang Geu-rae di Misaeng, dan di tahun yang sama D.O. dapat pujian untuk drama pertamanya, It's Okay, That's Love. Lee Jun-ho, yang mulai dari film Cold Eyes, akhirnya menaklukkan drakor saeguk bareng Lee Se-young di The Red Sleeve. Dan peran IU di My Mister jadi salah satu puncak dari momen penyanyi diakui sebagai aktor.

Idol baru sekarang cenderung mengasah akting dulu di tempat yang tekanannya lebih kecil, seperti web drama, film indie, atau teater kecil, baru naik ke proyek besar. Ada yang seperti JOY, bolak-balik antara grup dan drama. Ada juga yang seperti Jo Kwon, pindah fokus ke musikal, tempat nyanyi dan akting jadi satu paket, makanya idol yang pindah ke panggung teater jarang disebut yeongidol. PR yang tersisa soal jadwal: kalau satu member mulai sering absen dari kegiatan grup karena syuting, fans yang ingin formasi lengkap dan fans member itu bisa bentrok. Tapi arahnya sudah jelas. Sekarang, waktu memperkenalkan seorang aktor, dari mana dia debut bukan lagi kalimat pertama.