decodeK

Misaeng

Judul2014DrakorKantorAdaptasi webtoon

Drama tvN tahun 2014 tentang anak muda yang gagal jadi pemain baduk profesional lalu masuk perusahaan dagang sebagai karyawan kontrak. Tanpa romansa sama sekali, drama ini bikin kata "misaeng" jadi istilah buat kerja yang serba nggak pasti.

Misaeng aslinya istilah baduk (Go): sekelompok batu yang belum "hidup", belum punya dua mata, dan bisa dimakan kapan saja. Webtoon karya Yoon Tae-ho dengan judul yang sama menempelkan label itu ke para pekerja kantoran. Drama ini tayang tiap Jumat dan Sabtu dari Oktober sampai Desember 2014 sebagai proyek ulang tahun ke-8 tvN, 20 episode, dan jadi contoh klasik jalur webtoon ke layar. Alur karya aslinya dijaga, tapi ada juga tambahan khas drama seperti episode pabrik cumi asin.

Jang Geu-rae (Im Si-wan) menghabiskan masa kecilnya cuma buat baduk dan gagal jadi pro. Tanpa ijazah kuliah dan tanpa "spek", dia dapat posisi magang di perusahaan raksasa One International lewat orang dalam, lalu ditaruh di Tim Penjualan 3. Bosnya, Manajer Oh Sang-sik (Lee Sung-min), awalnya ogah menerima anak titipan, tapi pelan-pelan malah jadi pembela nomor satunya. Kelihatan kaku tapi setia banget ke timnya, Oh jadi standar bos idaman di Korea. Rekan seangkatan Ahn Young-yi (Kang So-ra), Jang Baek-gi (Kang Ha-neul), dan Han Seok-yul (Byun Yo-han), plus Kepala Seksi Cheon (Park Hae-joon) dan Asisten Manajer Kim Dong-sik (Kim Dae-myung), semuanya punya cerita sendiri.

Drama ini relate banget karena suasana kantornya dipindahkan apa adanya. Orang dipanggil pakai jabatan, bukan nama, semua bergantung pada nunchi, hoesik nggak bisa ditolak, dan lembur dianggap biasa. Di bawahnya ada lapisan yang lebih berat: kontrak dua tahun yang hampir mustahil jadi karyawan tetap sekeras apa pun usahamu, jurang kuasa antara perusahaan besar dan perusahaan kecil, pelecehan dan ketidakpastian kerja yang dialami staf kontrak perempuan, sampai bayang-bayang PHK. Momen Geu-rae akhirnya gagal diangkat jadi karyawan tetap benar-benar jjannae buat banyak penonton. Mantan pegawai perusahaan dagang ikut jadi konsultan, jadi istilah dan angka dagangnya terdengar asli.

Ratingnya mulai pelan di 1,6% lalu naik sampai 8,4% di episode terakhir, dengan puncak 10,3%. Waktu itu itu rekor drama kabel tertinggi kedua setelah Reply 1994, dan drama ini sering disebut mempercepat era TV kabel menyaingi stasiun nasional. Begitu tembus 3%, para pemain menepati janji, termasuk Lee Sung-min yang bagi-bagi pelukan gratis ke pekerja kantoran di Stasiun Yeouido. Demamnya merembes ke dunia nyata: "Jang Geu-rae" jadi sebutan buat anak muda berstatus kontrak, sampai kebijakan pemerintah soal pekerja nonpermanen dijuluki "UU Jang Geu-rae".

Cerita di balik layarnya juga seru. Stasiun TV nasional sempat mendekat duluan tapi batal, dan stasiun lain ngotot minta ditambah kisah cinta. Ujung-ujungnya, justru nggak adanya romansa yang bikin drama ini meledak. Im sudah memerankan Geu-rae di prekuel versi ponsel sebelum serialnya, dan peran utama ini sempat muter ke beberapa aktor sebelum balik lagi ke dia. Setelah The Moon Embracing the Sun dan The Attorney, di sinilah dia lepas dari cap idol yang akting. Legenda baduk Cho Hun-hyun dan Yoo Chang-hyuk muncul sebagai cameo di episode 3, dan adegan kantornya syuting di Seoul Square, bekas kantor pusat Daewoo.

Di Baeksang Arts Awards, Lee Sung-min menang Aktor TV Terbaik, Im menang Aktor Pendatang Baru Terbaik, dan sutradara Kim Won-seok menang Sutradara Terbaik. Banyak pemeran pendukung yang tadinya nyaris nggak dikenal jadi bintang, sampai muncul candaan kalau Season 2 dengan pemain yang sama bakal kemahalan. China dan Jepang juga bikin remake-nya. Sampai sekarang ini drakor yang ditonton ulang anak muda Korea menjelang kerja pertama mereka, biasanya sambil debat soal work-life balance.