decodeK
Architecture 101

Architecture 101

Judul2012-03FilmMelodramaRetro

Cinta pertamamu lepas waktu umur dua puluh, lalu lima belas tahun kemudian dia muncul di kantormu minta dibuatkan rumah. Film melodrama 2012 ini bikin 'sindrom cinta pertama' meledak di bioskop Korea.

Ceritanya jalan di dua waktu. Seung-min (Uhm Tae-woong), arsitek umur 35, tiba-tiba didatangi teman kuliahnya Seo-yeon (Han Ga-in) yang minta rumah tua keluarganya di tepi laut Jeju dibangun ulang. Seiring desainnya jadi, cerita terus balik ke Seoul tahun 1996, dengan Seung-min muda diperankan Lee Je-hoon dan Seo-yeon muda oleh Suzy. Sesuai judulnya, mereka ketemu di kelas pengantar arsitektur. Angka 101 itu kode mata kuliah dasar di kampus Amerika, jadi judul Inggrisnya kebaca kayak 'Cinta Pertama untuk Pemula'.

Bagian masa lalunya dibangun dari hal-hal kecil. Karena tinggal di lingkungan yang sama, Jeongneung, mereka dapat tugas bareng mengamati jalanan sekitar, menjadikan hanok kosong sebagai markas rahasia, dan masak ramyeon di sana. Seo-yeon minjemin CD duo Exhibition, tapi Seung-min balikin tanpa sempat dengar karena nggak punya CD player dan malu ngaku. Janji ketemu di rumah kosong itu saat salju pertama, cemburu sama senior kaya, dan satu salah paham besar bikin mereka menjauh. Lagu yang terus mengalun di film ini, 'Etude of Memories' dari Exhibition, jadi lagu cinta pertama andalan dari musik Korea era 90-an sekali lagi.

Detail 90-annya niat banget: pager dan telepon umum, kamera film, kaus Guess, jaket bulu, sampai botol soju berlabel kodok versi lama. Sutradara Lee Yong-ju sendiri kuliah arsitektur di era itu, jadi wajar. Tapi penonton yang jeli tetap nemu kesalahan, misalnya selebaran dengan nomor 010 yang tahun 1996 belum ada. Karena Reply 1997 tayang di musim panas yang sama, 2012 dikenang sebagai tahun tren retro 90-an meledak barengan di film dan drakor.

Yang paling untung justru pemeran pendukung. Cho Jung-seok, yang di luar dunia teater musikal nyaris nggak dikenal, main jadi Nap-deuk, sahabat Seung-min yang cerewet dan lagi ngulang ujian masuk kampus. Kalimat-kalimatnya langsung jadi meme, dia menang Aktor Pendatang Baru Terbaik di Blue Dragon Film Awards, dan sekarang namanya pasti disebut tiap orang Korea ngomongin scene stealer. Katanya sebagian adegannya sampai dipotong karena dia terlalu mencuri perhatian. Sebaliknya, Yoo Yeon-seok memerankan senior sok keren Jae-wook dengan terlalu meyakinkan sampai dapat julukan semacam 'cowok brengsek nasional'.

Lalu ada Suzy. Waktu itu dia masih member miss A dan ini debut layar lebarnya. Sutradaranya bilang dari awal cuma kepikiran Suzy buat peran Seo-yeon dan sampai memohon langsung. Hasilnya, Suzy dijuluki 'cinta pertama nasional', tambahan baru dalam kebiasaan Korea menitipkan perasaan satu negara ke satu orang, persis kayak adik perempuan nasional. Dia bawa pulang penghargaan popularitas Blue Dragon dan Aktris Pendatang Baru film di Baeksang Arts Awards. Fun fact: Lee Je-hoon dan Suzy main sebagai teman seangkatan, padahal aslinya beda sepuluh tahun.

Awalnya nggak ada yang yakin film ini bakal sukses. Romansa murni dianggap sudah basi, casting berkali-kali gagal, dan konon Bong Joon-ho, yang pernah jadi atasan Lee waktu garap Memories of Murder, baca naskahnya lalu bilang film begini nggak bakal laku sekarang. Dengan bujet 2,3 miliar won, film ini akhirnya ditonton sekitar 4,1 juta orang dan jadi melodrama romansa murni terlaris di Korea.

Efeknya masih kerasa. Set rumah di Jeju diubah jadi kafe, Seo-yeon's House, dan jadi tempat ziarah fans. Tahun 2021 Netflix sempat mengumumkan remake kolaborasi Korea-Jepang yang kemudian berhenti. Dan paket yang dikirim Seung-min ke Seo-yeon sebelum pergi, berisi CD player lama itu, masih jadi adegan yang selalu dibahas tiap ngomongin film cinta pertama.