
Lee Je-hoon
Aktor yang mulai dari film pendek indie lalu menguasai prime time lewat Signal dan Taxi Driver. Sekarang dia juga punya rumah produksi dan channel YouTube soal bioskop indie, karena dia memang cinephile banget.
Lahir tahun 1984 di Jongno, Seoul, dan besar di Uijeongbu sejak umur enam tahun. Cita-cita masa kecilnya jadi pemilik rental video, bahkan ayahnya membelikan pemutar VHS buat kamarnya. Orang tuanya nggak setuju dia kuliah akting, jadi dia masuk teknik, keluar di tahun kedua, lalu tahun 2008 masuk jurusan akting Korea National University of Arts. Setahun kemudian dia keluar karena aturan kampus melarang main di luar. Sementara itu dia syuting lebih dari sepuluh film pendek sambil kerja serabutan: angkut batu bata di proyek, bersihin terowongan, cuci mobil, sampai jadi barista.
Tahun 2011 mengubah segalanya. Film indie soal perundungan Bleak Night dan film perang The Front Line rilis di tahun yang sama, dan dia hampir menyapu bersih semua penghargaan aktor pendatang baru. Di satu acara, dua slot nominasi diisi dia semua, jadi literally Lee Je-hoon lawan Lee Je-hoon. Penghargaan aktor baru terbaiknya di Blue Dragon Film Awards diputuskan juri dengan suara bulat. Adegan konfrontasinya dengan Park Jung-min di Bleak Night sampai sekarang jadi naskah langganan audisi aktor muda, dan dia pernah cerita nangis di mobil pulang setelah syuting adegan memukul Park.
Publik luas mengenalnya lewat Architecture 101 tahun 2012, peran pertama yang dia dapat tanpa audisi; sutradaranya langsung menawarkan di premier The Front Line. Di samping Suzy yang sepuluh tahun lebih muda, wajahnya kelihatan seumuran, dan dia jadi ikon cinta pertama di Korea. Momen mereka berbagi earphone sambil lagu "Memory of the Wind" dari Exhibition diputar masih jadi salah satu adegan romansa Korea paling legendaris. Dia menabung banyak film sebelum masuk wajib militer sebagai polisi bantu di musim gugur itu, sampai banyak orang nggak sadar dia sudah pergi. Buat aktor cowok Korea, wajib militer itu lubang dua tahun di tengah karier, dan dia menambalnya dengan jadwal rilis film.
Signal di tvN tahun 2016 bikin levelnya naik. Dia jadi profiler Park Hae-young yang ngobrol dengan detektif di masa lalu lewat walkie-talkie. Drakor kriminal ini jadi nomor satu di jam tayangnya, di-remake di Jepang, Tiongkok, dan Thailand, dan jadi contoh klasik drama kabel yang menyalip TV nasional. Dia bahkan muncul di Infinite Challenge sebagai Park Hae-young, tapi jadi penjahat. Tahun 2017 dia stop karbohidrat sebulan dan turun 7 sampai 8 kg buat memerankan anarkis Park Yeol; dia sempat mimpi lupa semua dialog bahasa Jepangnya sampai nangis, tapi adegan sidang terakhir malah beres sekali ambil dan kru bertepuk tangan. Di tahun yang sama, lewat I Can Speak, dia berpasangan dengan Na Moon-hee untuk mengangkat kisah penyintas perbudakan seksual militer Jepang tanpa bikin penonton tercekik. Dia juga main rom-com Tomorrow With You bareng Shin Min-a.
Karakter ikonik keduanya adalah Kim Do-gi di Taxi Driver dari SBS, sopir taksi yang membalas dendam untuk korban yang diabaikan sistem. Daya tariknya ada di penyamaran yang beda-beda tiap kasus, dan semuanya dia rancang sendiri dari catatan hasil mengamati orang. Adegan drift juga dia lakukan tanpa stuntman. Season 2 tahun 2023 tembus rating 21% dan memberinya Daesang pertama di SBS Drama Awards, lalu season 3 memberinya yang kedua. Masih di 2021, Move to Heaven di Netflix, tempat dia jadi Sang-gu si pembersih barang peninggalan, disukai banget penonton luar negeri, contoh nyata streaming yang bikin aktor jadi wajah global.
Di luar layar dia juga sibuk membangun. Tahun 2019 dia mendirikan rumah produksi Hardcut, tahun 2021 agensi Company On, lalu ikut menyutradarai film pendek di antologi Unframed dari Watcha bareng Park Jung-min dan Son Suk-ku. Tahun 2024 dia membuka channel YouTube Jehoon Cine yang memperkenalkan film indie dan bioskop-bioskop kecil di seluruh Korea, dan dapat penghargaan dari asosiasi bioskop seni. Mimpinya punya bioskop sendiri untuk memutar film yang dia cintai. Film favoritnya Chungking Express, tiap pagi makan apel, dan jago dance sampai bisa bawain koreografi idol di fan meeting. Nama fandomnya Hoonist.