
Infinite Challenge
Variety show MBC tempat sekelompok cowok yang ngaku 'di bawah rata-rata' nyobain hal yang beda banget tiap minggu selama tiga belas tahun. Rumus variety Korea soal subtitle, editing, dan karakter pada dasarnya disempurnakan di sini.
Awalnya kecil banget. April 2005 acara ini cuma segmen bernama Reckless Challenge di blok Sabtu MBC, isinya tantangan fisik yang absurd. Setelah ganti nama dan sempat jadi kuis, acara ini berdiri sendiri pada Mei 2006, dan baru meledak setelah member-nya tetap. Lineup masa jaya yang meneriakkan 'Muhan~ Dojeon!' adalah Yoo Jae-suk, Park Myung-soo, Jeong Jun-ha, Jeong Hyeong-don, Noh Hong-chul, dan HaHa. Setelah itu datang Gil, Jun Jin, Hwang Kwang-hee, Yang Se-hyung, dan Jo Se-ho, dan di masa awal Song Eun-i juga sempat mampir.
Apa yang bikin beda? Dulu variety studio isinya game sesuai naskah. Infinite Challenge malah pasang kamera ke tiap member dan membiarkan kekacauan yang muncul waktu mereka saling tabrak. Acara inilah yang menanamkan 'real variety' sebagai genre di Korea dan bikin komedi berbasis karakter jadi standar. Yoo si nomor satu yang nggak tergoyahkan dan Park, si tukang teriak yang ngaku nomor dua, jadi peran yang masih sering dikutip sampai sekarang. Subtitle di layar berasa kayak member tambahan yang nyuarain isi hati semua orang, dan potongan-potongannya jadi jjal yang masih beredar di internet. Manajer, stylist, bahkan PD ikut nongol di kamera, dan itu gila banget buat zamannya.
Genrenya ganti tiap minggu: kejar-kejaran, masak, dokumenter, sketsa, musik, olahraga. Spesial olahraganya paling nempel di ingatan. Waktu mereka nyobain bobsled tahun 2009, timnas Korea masih latihan di luar negeri dengan dukungan minim. Setelah episode itu tayang, ada orang yang beneran jadi atlet gara-gara nonton, dan tahun 2018 Korea sudah punya lintasan latihan sendiri. Gulat pro dan dayung juga proyek panjang hampir setahun. Di sketsa kantor Infinite Company, G-DRAGON bahkan sempat masuk sebagai karyawan baru.
Spesial musiknya beneran ngegeser chart. Tiap dua tahun member berduet dengan musisi buat festival lagu, dan besok paginya puncak chart isinya lagu Infinite Challenge semua. Di edisi 2015 IU satu tim dengan Park Myung-soo, dan band indie HYUKOH langsung terkenal se-Korea cuma dari satu penampilan. 10CM dan Jang Mi Yeo Kwan juga ngalamin hal serupa. Lalu akhir 2014, Totoga ngembaliin penyanyi era 90-an ke panggung dan memicu gelombang nostalgia.
Angkanya nggak masuk akal. Di MBC Entertainment Awards 2007, keenam member barengan dapat daesang. Di survei bulanan Gallup Korea soal acara TV favorit, acara ini juara 48 kali dari 61 survei sejak 2013 sampai tamat, termasuk 27 bulan berturut-turut. Tahun 2015 acara ini dipilih jadi program TV terbaik sejak kemerdekaan Korea. Sabtu milik acara ini, Minggu milik 2 Days & 1 Night, masa yang sampai sekarang disebut zaman keemasan variety TV nasional. Di dalam MBC timnya diperlakukan kayak satu departemen sendiri, dan PD variety baru biasanya dikirim ke sini dulu buat belajar.
Tapi ada harganya. Bikin format baru tiap minggu bikin semua orang kelelahan. Di syuting New York tahun 2009 mereka ngerekam materi enam minggu dalam lima hari dengan tidur sekitar dua jam semalam, dan ada cerita terkenal soal Yoo yang meluk staf yang ketiduran di tangga sambil nangis. Wacana sistem musim juga mentok.
Akhirnya sutradara Kim Tae-ho mundur, para member memilih ikut pergi, dan acara ini pamit pada 31 Maret 2018 setelah 563 episode. Kim sempat membayangkan episode terakhir ala pesta dengan semua mantan member, tapi akhirnya ditutup dengan rekaman biasa. Setahun kemudian dia dan Yoo meluncurkan Hangout with Yoo di jam tayang yang sama, dan setelah Kim keluar dari MBC tahun 2021, harapan musim kedua makin jauh.
Tapi acara ini nggak pernah benar-benar selesai. Klip kayak 'Muyaho' jadi meme baru di tahun 2020-an, dan fans suka bilang selalu ada adegan legendaris Infinite Challenge buat situasi apa pun. Permainan nunchi yang nggak ada habisnya, baca suasana lalu nyamber, adalah DNA komedinya. Acara observasi, format kejar-kejaran kayak Running Man, sampai I Live Alone semuanya minjem tata bahasanya di suatu tempat. Tahun 2015 juga dibuat versi China bareng CCTV. Makanya kalimat 'variety Korea terbagi jadi sebelum dan sesudah Infinite Challenge' nggak kedengeran lebay.