Infinite Challenge tamat
Tanggal 31 Maret 2018, Infinite Challenge, variety show MBC yang sudah tayang tiga belas tahun, resmi tamat di episode 563. Banyak yang bilang ini terakhir kalinya satu acara benar-benar menguasai malam Minggu satu generasi.
Awalnya sederhana banget. April 2005, Infinite Challenge cuma segmen bernama Reckless Challenge di blok acara Sabtu MBC. Mei 2006 baru dapat slot sendiri, dan Oktober 2016 tembus 500 episode. Dari akhir 2006 sampai awal 2017, rating-nya hampir nggak pernah turun di bawah 10%, kecuali beberapa episode seperti spesial tim sorak Piala Dunia. Sabtu milik Infinite Challenge, Minggu milik 2 Days & 1 Night, dan orang Korea sampai sekarang menyebut masa itu zaman keemasan reality variety di TV nasional.
Tanda-tanda akhirnya sudah muncul bertahun-tahun sebelumnya. Produser Kim Tae-ho di 2014 sempat melempar ide pamit lewat konser saat ulang tahun ke-10, lalu meralatnya sebagai keinginan pribadi untuk tantangan baru. Di sebuah kuliah umum kampus tahun 2017, dia bilang sedang memikirkan untuk selesai tahun berikutnya. Formatnya menghabiskan ide dengan kecepatan gila karena tiap minggu butuh konsep baru, dan beban tiap member berat banget. Sistem musim, supaya acara bisa istirahat lalu balik lagi, terus dibahas tapi mentok di masalah praktis.
Masuknya Jo Se-ho sebagai member resmi di awal 2018 sempat mendongkrak rating sampai 14,3% di akhir Januari. Tapi MBC lalu mengumumkan sistem musim untuk acara variety-nya, dan semuanya bergerak cepat. Kim mundur dari kursi sutradara, MBC ingin PD Choi Haeng-ho melanjutkan, dan tersiar kabar Yoo Jae-suk serta member lain ikut mundur bareng Kim. Tanggal 13 Maret, MBC menegaskan acara PD baru itu program yang terpisah. Kim sebenarnya pengin finale ala festival dengan semua mantan member, tapi setelah syuting episode templestay Jo Se-ho dia merasa berakhir secara alami juga bagian dari perjalanan, jadi rekaman terakhirnya dibuat seperti minggu biasa. Setelah itu tayang spesial kilas balik tiga bagian, 13 Tahun Sabtu Infinite Challenge, dan Yoo menutupnya dengan janji mereka akan kembali.
Fans pun menunggu Season 2. Di peringatan setahun, 31 Maret 2019, Yoo, Park Myung-soo, Jung Jun-ha, HaHa, Jo Se-ho, Yang Se-hyung, dan Hwang Kwang-hee live Instagram dari restoran sate tusuk milik Jung, sementara Noh Hong-chul dan Jeong Hyeong-don menyapa lewat video. Yang kelihatan dari siaran itu justru rasa kangen dan tuntutan besar supaya member original balik, padahal itu bukan keputusan tim produksi. Akhirnya Kim dan Yoo banting setir: daripada menunggu, mending bikin yang baru. Juli tahun itu, Hangout with Yoo mengisi slot Sabtu malam bekas Infinite Challenge.
Obrolan soal Season 2 nggak pernah benar-benar hilang. Park Myung-soo suka bilang dia masih mengosongkan hari Kamis, hari syuting dulu. Yoo lebih tegas di live 2020: mengumpulkan semua member lagi sekarang nggak memungkinkan. Waktu Kim sendiri keluar dari MBC di 2021, peluangnya makin tipis, karena nama Infinite Challenge milik stasiun TV.
Tamatnya acara ini juga menandai tamatnya satu genre. Reality variety yang mengandalkan member jungkir balik demi tawa digeser acara observasi seperti I Live Alone dan format survival. Karena belum ada lagi acara yang ditonton serentak satu negara, orang setengah bercanda menyebutnya variety show terakhir Korea. Dua tahun kemudian komedi panggung di TV ikut tutup, pilar satunya lagi di hiburan TV nasional.
Tapi acaranya nggak benar-benar mati. Infinite Challenge tetap nangkring di chart tontonan ulang layanan streaming, dan adegan seperti Muyaho lahir lagi sebagai meme di era 2020-an. Spesial legendaris seperti Totoga, yang membawa bintang era 90-an kembali ke panggung, masih beredar sebagai klip. Untuk ulang tahun ke-20 di 2025, kalender harian ludes berkali-kali, lari 10 km bernama Mudo Run digelar di Yeouido, dan Park serta Jung rutin ketemu fans lewat live streaming.