Akhir era komedi panggung di TV
Juni 2020, acara andalan komedi panggung Korea resmi pamit setelah 21 tahun tayang. Kehilangan panggung, para komediannya pindah ke YouTube dan mulai lagi dari nol di depan kamera sendiri.
Acaranya adalah Gag Concert, yang tayang perdana September 1999. Waktu itu, habis krisis moneter, stasiun TV lagi rajin memangkas acara yang kebanyakan ketawa-ketiwi. KBS malah jalan ke arah sebaliknya: comic dari teater-teater kecil di Daehangno diangkut ke studio dan tampil di depan penonton langsung. Di sela sketsa ada band live yang main, makanya ada kata "concert". Katanya peluang pendatang baru buat masuk cuma 1 banding 200. Buat calon komedian, ini liga utamanya.
Di masa jayanya, Gag Concert itu ritual Minggu malam satu Korea. "Dalin" (Sang Master) jalan hampir empat tahun dan 200 episode, "Sekolah Bongsunga" balik lagi berkali-kali selama dua dekade, dan sketsa kayak "Aejeongnam" dan "Negaji" jadi pabrik kata-kata viral. Banyak wajah yang sekarang jadi andalan acara variety, dari Lee Soo-geun sampai Park Na-rae, lahir dari panggung ini. Senior pendirinya, Jeon Yu-seong, nyebut teks di layar sebagai "polusi subtitle", jadi sampai 2019 acara ini hampir nggak pakai teks sama sekali. Kebalikan banget dari subtitle variety yang sekarang membanjiri TV Korea. Formatnya bahkan sempat diekspor ke Rusia dan Turki.
Turunnya pelan tapi pasti. Sekitar 2016 rating dan reputasinya mulai merosot, satirnya kelihatan lembek dibanding acara kabel kayak SNL Korea, dan komedian ternama satu per satu pindah ke kabel. Di internet, "pantes aja Gag Concert bangkrut" jadi komentar wajib di bawah berita yang absurd. Episode ke-1.000 di Mei 2019 mencatat angka besar: 522 komedian, 1.545 sketsa, dan Kim Jun-ho sendirian muncul di 797 episode. Tapi setelah pindah ke hari Sabtu akhir tahun itu, rating terendahnya terus pecah rekor.
Pukulan terakhir datang dari COVID-19. Mulai Februari 2020 syuting tanpa penonton, dan komedi panggung yang hidup dari improvisasi dan tawa penonton langsung mati mesin. April pindah ke Jumat malam, slot hari kerja pertama sepanjang sejarahnya, dan rating anjlok ke sekitar 2 persen. Tanggal 14 Mei, KBS mengumumkan rehat tanpa batas waktu dengan alasan lanskap media yang berubah, batas komedi panggung, dan banjir konten lucu di YouTube. Rencana lanjut lewat channel YouTube juga berhenti dalam sebulan.
Episode ke-1.050 tayang 26 Juni. Para senior yang udah lama nggak kelihatan balik lagi buat membawakan "Negaji", "Raja Rating", dan "Sekolah Bongsunga", dan di akhir acara band rumah yang sudah keluar setahun sebelumnya muncul lagi memainkan "Part-Time Lover" milik Stevie Wonder untuk terakhir kalinya. Beberapa pemain sampai nangis. Tapi respons publik dingin, malah banyak yang nanya, "lho, emang belum selesai?"
Plot twist-nya justru setelah itu. Komedian yang kehilangan panggung bikin channel sendiri, dan pusat komedi Korea pindah ke YouTube. Kim Dae-hee meledak dengan karakter bos jadul yang galak sambil makan di depan kamera, Kang Yu-mi viral lewat parodi ASMR, dan Lee Soo-geun juga buka channel sendiri. Pas para pemain pendukung Gag Concert dapat masa jaya kedua lewat sketsa online, muncul omongan kalau acara ini dulu malah mengurung bakat mereka. Dua tahun setelah Infinite Challenge tamat, dua tiang utama variety TV nasional runtuh berturut-turut.
Musim dingin tahun itu, set lamanya dipakai lagi buat kompetisi trot KBS. Lalu November 2023, Gag Concert comeback setelah tiga tahun lima bulan, kali ini dengan dua jalur: versi semua umur di TV dan versi tanpa sensor di YouTube. Komedi panggung belajar cara bertahan dari platform yang dulu menggantikannya.