Taxi Driver
Perusahaan taksi yang membalas dendam atas nama korban yang nggak bisa dijangkau hukum. Banyak episodenya diadaptasi dari kasus nyata, sampai memicu perdebatan seberapa jauh kita boleh menikmati main hakim sendiri.
Tayang di SBS tiap Jumat dan Sabtu dari April sampai Mei 2021, total 16 episode. Dari luar, Rainbow Taxi cuma perusahaan taksi kecil biasa. Tapi kalau kamu menelepon nomor yang tepat, taksi hitam akan datang dan menuntaskan balas dendammu. Sopirnya Kim Do-gi, mantan perwira pasukan khusus yang diperankan Lee Je-hoon. Kim Eui-sung jadi Jang Seong-cheol, bos yang juga menjalankan yayasan pendamping korban, Pyo Ye-jin jadi hacker Ahn Go-eun, dan Esom jadi jaksa Kang Ha-na.
Diangkat dari webtoon berjudul sama, tapi drakor ini praktis cuma ambil nama tokoh utama dan konsep taksi balas dendam. Sebagian besar karakternya baru, dan beda dengan webtoon yang pakai kasus fiktif, dramanya mengambil kasus nyata yang bikin heboh Korea: perundungan di sekolah, kejahatan seksual digital lewat video ilegal yang disebar, sampai gapjil, orang berkuasa yang semena-mena ke yang lemah. Waktu tayangnya pas banget dengan gelombang pengakuan korban bullying, jadi reaksi penonton makin panas.
Yang bikin nagih itu ritmenya. Satu kasus dibagi dua episode: Jumat isinya bikin gregetan (orang Korea menyebutnya goguma, ubi, rasa seret di tenggorokan), lalu Sabtu datang pembalasan yang puas banget (saida, kayak minum soda dingin). Do-gi menyamar jadi cowok cupu berkacamata supaya bisa mendekati pelaku, terus berubah total di momen yang pas, dan adegan transformasi ini jadi meme tiap minggu. Musik synth retro dan aksi taksi modifikasinya terasa kayak serial action Amerika tahun 80-an.
Buat pencinta film, ada permainan tambahan: cari referensi ke trilogi balas dendam Park Chan-wook. Winter dari Four Seasons karya Vivaldi yang dipakai di Oldboy mengalun di sepanjang drama, ada penjara pribadi, dan adegan duel di lorong saat Do-gi menghabisi anak buah penjahat pakai dumbel jelas mengingatkan pada adegan palu di Oldboy. Pelaku bullying dikasih kue putih di depannya, plesetan kue tahu di Lady Vengeance, dan bintang film itu, Lee Young-ae, ikut jadi cameo suara.
Di balik layar juga banyak drama. Aktris yang awalnya jadi Go-eun mundur karena kontroversi masa lalunya saat syuting sudah sekitar 60%, jadi semua adegannya diulang dengan Pyo Ye-jin. Mulai episode 11, penulis utama Oh Sang-ho keluar karena beda visi dengan sutradara dan penulis lain yang menyelesaikan musimnya, meski Oh balik lagi di season 2. Oh iya, taksi Do-gi itu Hyundai Dynasty, sedan paling mewah buatan Korea di era 90-an.
Hasilnya meledak. Rating tertingginya 17% di wilayah Seoul, bertahan tujuh minggu berturut-turut di posisi satu Wavve, dan masuk daftar K-drama terbaik 2021 versi Teen Vogue. Lee Je-hoon dapat penghargaan akting tertinggi di SBS Drama Awards. Lanjut season 2 (2023) dan season 3 (2025 sampai 2026), dan Lee dua kali menang daesang, pertama kalinya satu serial menghasilkan dua daesang. Season 2 kembali ramai dengan cerita klub malam yang jelas mengingatkan pada skandal Burning Sun.
Bukti bahwa balas dendam di luar hukum itu laku berlanjut ke The Glory dan gelombang drama balas dendam. Konteks lokal: di Korea, mobeom taxi artinya taksi hitam mewah, tapi di era aplikasi pesan taksi mobil ini makin jarang terlihat, jadi sekarang kalau kamu cari istilahnya yang muncul duluan malah drama ini. Judul Inggrisnya mengingatkan pada film De Niro, dan beda total dengan film tentang Gwangju A Taxi Driver. Sejak Juli 2025 juga bisa ditonton di Netflix.