decodeK

taeksi hochul (택시 호출)

KataTransportasiAplikasiTraveling

Di Korea, taksi itu nggak dicegat di pinggir jalan, tapi dipanggil lewat aplikasi. Tujuan diisi duluan, ongkos langsung terpotong dari kartu, jadi kamu bisa naik tanpa ngomong bahasa Korea sama sekali.

Yang mengubah semuanya adalah Kakao Taxi, rilis April 2015. Baru empat bulan, sopir yang gabung sudah 130 ribu dan total panggilan tembus 10 juta. Oktober 2017, aplikasinya menelan layanan sopir pengganti, navigasi, dan parkir, lalu ganti nama jadi Kakao T. Huruf T-nya berangkat dari Taxi menuju Transportation, alias semua urusan pindah tempat. Karena bisa langsung pakai akun KakaoTalk yang sudah dipunya hampir semua orang, aplikasi ini menguasai hampir 70% pasar panggilan taksi.

Caranya gampang banget. Isi titik jemput dan tujuan, pilih jenis mobil, lalu lihat taksinya mendekat di peta. Sopir juga melihat tujuanmu, jadi drama tanya jawab "mau ke mana?" jauh berkurang, dan bayarnya otomatis, jadi kamu beneran nggak butuh uang tunai. Di Korea juga nggak ada budaya tip, sampai tujuan ya tinggal turun. Fitur "pesan aman" bisa mengirim nomor pelat dan rute ke teman atau keluarga, makanya disukai banget sama perempuan yang pulang sendirian tengah malam. Kasih bintang satu ke sopir, dan kamu bisa pilih supaya nggak dipertemukan lagi. Daftarnya lewat verifikasi SMS, bukti lain bahwa di sini nomor HP adalah kunci segalanya.

Tapi ada sisi gelapnya juga. Karena sopir lihat tujuan duluan, Jumat malam saat ronde kedua dan ketiga bubar, order jarak dekat atau ke pinggiran kota susah banget dapat sopir. Kritiknya: ini penolakan penumpang yang legal. Fitur panggilan prioritas berbayar dihapus tahun 2021 setelah ribut soal kenaikan harga, dan layanan carpool ditunda gara-gara protes keras dari industri taksi. Sekarang ada banyak aplikasi panggilan dari startup sampai perusahaan besar yang saling bersaing, dan dari sisi sopir, semuanya nyambung ke perdebatan soal pekerja platform.

Habis minum dan mobil harus ditinggal? Panggil sopir pengganti dari aplikasi yang sama. Ketinggalan kereta bawah tanah terakhir? Ujung-ujungnya buka aplikasi ini juga. Saking dekatnya taksi dengan hidup sehari-hari, sampai ada drakor hits Taxi Driver tentang perusahaan taksi yang membalaskan dendam kliennya. Buat banyak turis, momen pertama sadar betapa Korea jalan pakai aplikasi adalah saat manggil taksi di bandara.