Jam malam hagwon
Aturan yang bikin tempat les wajib matiin lampu jam 10 malam. Niatnya jaga jam tidur anak-anak, tapi belajarnya sering cuma pindah ke ruang baca sebelah.
Awalnya dari larangan kelas subuh tahun 2010. Lalu sekitar 2017, wilayah metropolitan Seoul dan kota-kota besar lain pakai peraturan daerah buat membatasi kelas hagwon dan les privat sampai jam 10 malam. Kalau ketahuan, dapat perintah perbaikan; paling parah, tempat lesnya ditutup. Di negara yang dulu SMA-nya punya belajar mandiri malam wajib sampai jam 10, angka ini udah akrab banget di hari-hari pelajar.
Masalahnya ada celah. Ada guru dan murid yang jalan bareng ke ruang baca sebelah lalu lanjut belajar di sana. Ada juga tempat les yang ngunci pintu dan nutup jendela pakai selotip hitam. 'Jam 10' seringnya jadi jam setengah 11. Daechi-dong jadi latar langganan cerita kayak gini. Keluar dari les, anak-anak lanjut ke study cafe, dan jam 10 malam jalan depan kawasan hagwon macet sama mobil orang tua dan taksi yang jemput.
Makanya aturan ini selalu diserang dari dua arah. Satu pihak bilang aturan ini melanggar hak belajar; para kepala dinas pendidikan menolaknya dengan alasan hak atas kesehatan lebih penting. Pihak lain bilang sebaliknya: satu aturan nggak bikin jam tidur anak nambah. Selama biaya les dan persaingan Suneung masih sama, yang berubah cuma tempatnya. Oktober 2025, dewan kota Seoul mengumumkan rancangan perubahan peraturan buat memperpanjang jam les anak SMA sampai tengah malam, dan debat soal di mana garisnya harus ditarik mulai lagi.