decodeK

suneung (수능)

KataPendidikanSistemInti

Ujian masuk universitas Korea Selatan yang cuma diadakan satu hari dalam setahun. Hari itu jam masuk kantor diundur, dan pas sesi listening, pesawat pun berhenti terbang.

Nama resminya College Scholastic Ability Test atau CSAT, dan di luar negeri sering disebut "SAT-nya Korea". Pertama kali digelar tahun 1993. Ujian nasional sebelumnya dikritik cuma ngandelin hafalan, jadi Korea berkaca ke SAT Amerika dan bikin tes yang katanya mengukur kemampuan bernalar. Setelah lebih dari 30 tahun, "suneung" udah jadi sebutan umum buat ujian masuk kampus: orang Korea nyebut SAT "suneung Amerika" dan gaokao "suneung China".

Ujiannya jatuh di hari Kamis bulan November, mulai jam 8.40 pagi dan buat sebagian orang baru kelar jam 17.45. Bahasa Korea, matematika, bahasa Inggris, sejarah Korea, dan mapel pilihan dilibas dalam sehari. Nilainya bukan skor mentah, tapi skor standar, persentil, dan grade 1 sampai 9. Sistemnya penilaian relatif, jadi kalau soalnya susah buat semua orang, skor tertinggi naik, dan kalau gampang malah turun. Tahun yang gampang disebut "suneung air", yang susah "suneung api". Soal super susah buat nyaring ranking teratas dijuluki "killer question". Teks bahasa Inggrisnya bikin penutur asli pun kewalahan: video mahasiswa Ivy League nyoba ngerjain soalnya ditonton jutaan kali, dan di 2025 kepala lembaga pembuat soal mundur setelah heboh soal bahasa Inggris yang kelewat susah.

Proses bikin soalnya kayak film mata-mata. Tim penyusun soal dikarantina lebih dari sebulan di hotel atau resort yang lokasinya dirahasiakan, dan surat yang mereka kirim dibaca dulu sama petugas keamanan. Soal suasana hari-H, dari motor polisi sampai penerbangan yang ditahan, cek hari saat Korea berhenti. Jadwalnya juga pernah mundur: tahun 2017 gempa Pohang bikin ujian ditunda seminggu, diumumkan malam sebelumnya.

Tiga tahun SMA berputar di sekitar ujian ini. Rutinitas bolak-balik hagwon dan study cafe, jalur masuk yang terbagi jadi susi dan jeongsi, sampai gap year buat ujian ulang, semuanya nyambung ke sini. Seisi masyarakat ikut dukung: adik kelas teriak hwaiting di depan gerbang sekolah, orang ngasih yeot (permen lengket) dan kue beras biar "nempel" di kampus incaran, sup rumput laut dihindari biar nggak "kepleset" (salah satu pantangan sehari-hari), dan para orang tua menjalani doa seratus hari. Begitu selesai, kartu ujian bisa jadi kupon diskon di mana-mana, tapi minjem kartu ujian orang lain bisa kena pidana penyalahgunaan dokumen resmi. Fun fact: Tony An dari H.O.T. juga pernah ikut suneung untuk tahun ajaran masuk 1997.