decodeK
Twenty-Five Twenty-One

Twenty-Five Twenty-One

Judul2022DrakorMasa mudaKrisis IMF

Tahun 1998, krisis moneter menghancurkan mimpi semua orang, dan seorang atlet anggar remaja plus cowok yang keluarganya baru bangkrut akhirnya saling menguatkan. Setelah 16 episode yang berkilau, drakor ini nggak menyatukan mereka, dan penonton langsung ribut besar.

Drama 16 episode ini tayang tiap akhir pekan di tvN dari Februari sampai April 2022, fans menyingkatnya jadi 2521. Studio Dragon yang mengembangkan, dan Netflix merilisnya bersamaan, jadi fans internasional langsung berdatangan. Konsep dasarnya manis banget: tahun 1998 si umur 22 dan si umur 18 bertemu, saling bersandar, saling melukai, dan saat mereka 25 dan 21, mereka jatuh cinta. Judulnya ya umur mereka berdua.

Na Hee-do adalah anak SMA yang tim anggarnya dibubarkan gara-gara krisis IMF, jadi dia pindah ke sekolah tempat bintang timnas Go Yu-rim berlatih. Baek Yi-jin melihat kekayaan keluarganya runtuh dalam semalam, kerja serabutan, lalu jadi reporter TV. Latarnya krisis ekonomi, tapi vibenya justru segar. Ini drakor pertama yang benar-benar fokus ke anggar, tepatnya sabre, dengan peraih emas Olimpiade London sebagai konsultan. Salah satu twist favorit fans: Hee-do dan Yu-rim ternyata sudah lama curhat di chat online sebagai 'Rider37' dan 'Injeolmi' tanpa tahu siapa lawan bicaranya.

Kim Tae-ri memerankan Hee-do dan Nam Joo-hyuk memerankan Yi-jin. Aslinya Kim Tae-ri empat tahun lebih tua, di drama malah empat tahun lebih muda, dan banyak yang kagum dia bisa meyakinkan jadi anak 18 tahun padahal sudah kepala tiga. Peran ini membawanya meraih Aktris Terbaik kategori TV di Baeksang Arts Awards. Buat Nam, ini semacam puncak perjalanannya dari runway ke depan kamera. Fakta lucu: mereka pernah syuting iklan bareng, tapi dua-duanya mengira lokasi drama ini adalah pertemuan pertama mereka. Di hari pertama syuting, Kim datang naik sepeda dan Nam naik skuter listrik, bikin rekan mainnya yang datang pakai van melongo. Sutradara Jung Ji-hyun kembali bekerja dengan Kim untuk pertama kalinya sejak Mr. Sunshine.

Kalau kamu besar di akhir 90-an, propertinya bakal bikin nostalgia: Tamagotchi, stiker roti Pokémon, novel fantasi Dragon Raja, sampai model HP zaman itu. Tapi nggak sempurna juga, penonton menemukan font, paving, dan lampu jalan versi modern, dan ada yang membandingkannya dengan Reply 1997 yang latarnya mirip. Rumah Hee-do disyuting di desa hanok Jeonju, dan ada adegan dia berangkat ujian suneung yang suasananya zaman banget.

OST-nya juga mewah. Episode ganjil dibuka dengan Go! dari DK SEVENTEEN, episode genap dengan Very, Slowly dari BIBI, dan JIHYO juga menyumbang satu lagu. Lagu penutup dari Bae Ki-sung sengaja terdengar seperti closing drama 90-an. Judul dan motifnya diambil dari lagu Jaurim berjudul sama, dan Kim Yoon-ah kemudian mengungkap bahwa tim produksi baru memberi tahu setelah semuanya jalan, jadi sempat ramai. Situs resminya juga pernah dikritik karena menyamakan Hee-do dan Yu-rim dengan rivalitas Kim Yuna dan Mao Asada, lalu kalimat itu dihapus.

Rating naik dari 6,4% di episode pertama ke 11,5% di episode terakhir, dan drama ini sempat nangkring di peringkat 2 chart mingguan Netflix untuk TV non-Inggris. Lalu datanglah ending-nya. Dari episode satu sudah ada petunjuk bahwa Min-chae, putri Hee-do, nggak bermarga Baek, tapi dua episode terakhir, saat Yi-jin jadi koresponden di New York meliput tragedi 11 September dan pasangan ini makin menjauh, terasa buru-buru buat banyak orang. Adegan Hee-do tersenyum saat menonton liputan tragedi itu juga dikritik. Ada yang menyebutnya kaebung, karakter yang tiba-tiba rusak, ada juga yang membela bahwa cinta pertama yang gagal justru rasa asli masa muda. Yang jelas, banyak banget orang yang ribut tapi tetap nonton sampai akhir.