H.O.T.
Boy group lima member yang debut tahun 1996 dan jadi patokan idol K-pop generasi pertama. Balon putih, fanchant, merch, peran jelas buat tiap member: hampir semua aturan dasar fandom zaman sekarang muncul pertama kali di sini.
Otaknya adalah Lee Soo-man dari SM. Setelah Seo Taiji and Boys mundur, rencananya adalah mengisi kekosongan itu dengan grup yang dirancang agensi dari nol, dan nama grupnya pun dia sendiri yang kasih: High-five Of Teenagers, kemenangan anak remaja. Rata-rata umur mereka waktu debut cuma sekitar 17 tahun. Leader Moon Hee-jun, Kangta, Tony An, Jang Woo-hyuk, dan Lee Jae-won naik panggung MBC pada September 1996. Moon punya kebiasaan menyapa PD TV dengan "tolong besarkan kami", dan Lee Soo-man merasa itu lucu banget sampai dijadikan salam resmi grup.
Lagu debut 'Warrior's Descendant' blak-blakan ngomongin kekerasan di sekolah, tapi yang bikin mereka meledak adalah Candy. Lagu ini bertahan di No. 1 hampir dua bulan, bikin "gaya Candy" jadi tren, dan mengantongi 17 kemenangan di acara musik. Album pertama terjual 2,05 juta kopi, lalu empat album studio berikutnya juga tembus sejuta. Cara nyebut namanya aja bisa jadi penanda generasi: bilang "e-cho-ti" berarti anak muda, bilang "hot" berarti orang tua. Lucunya, di awal debut para member sendiri memperkenalkan grupnya sebagai "hot" di TV.
Cetakan idol juga mulai terkunci di sini. Ada posisi kayak main vocal, rapper, dan main dancer, plus karakter kayak leader, visual, dan maknae. Tiap member juga punya nomor dan warna sendiri. Nomornya diambil dari nomor absen asli mereka di SMA; Tony An yang baru datang dari Amerika nggak punya, jadi dia pilih angka favoritnya, 7. Ide ini nanti muncul lagi di konsep SHINee dan EXO, juga di warna member Red Velvet. Agensi saingan gerak cepat. SECHSKIES awalnya disiapkan jadi duo, lalu diubah jadi grup enam orang setelah H.O.T. sukses besar, dan duel balon putih lawan balon kuning jadi perang fanchant generasi pertama yang orisinal. Katanya g.o.d juga menyusun line-up-nya dengan melihat H.O.T. satu per satu.
Fanclub resmi Club H.O.T. punya lebih dari 100.000 anggota berbayar. Lautan balon putih, bus sewaan yang diatur fans sendiri, fanfic, dan cosplay fans semuanya berawal dari sini, begitu juga kebiasaan kasih grup nama fandom dan warna resmi. Ada cikal bakal lightstick yang disebut "Hot-bong", merch yang nggak ada habisnya, dan minuman kaleng 'TikTok H.O.T.' yang laku 45 juta kaleng dalam lima bulan sampai ngalahin cola. Di hari konser, subway Seoul beroperasi sampai jam 2 pagi, dan pernah juga ada larangan pulang cepat dari sekolah atas nama menteri pendidikan. Suasana fandom zaman itu jadi latar drakor Reply 1997.
Rekornya banyak banget. Tahun 1998 mereka jadi artis Korea pertama yang merilis album resmi di China, dan sekitar konser tunggal di Beijing tahun 2000, media China mulai memakai kata Hallyu untuk demam budaya pop Korea. Tahun 1999 mereka jadi artis Korea pertama yang menggelar konser tunggal di Stadion Olimpiade Seoul, dan konser 2001 di sana sold out dalam sekitar sepuluh menit dengan 80.000 penonton. Mulai album ketiga, semua member ikut menulis lagu. 'Hope', lagu karya Kangta di umur 19 tentang bangkit dari krisis IMF 1997, menyapu daesang di tiga stasiun TV besar, dan album kelima diisi penuh lagu ciptaan member. Makanya mereka sering disebut pelopor idol yang menulis lagu sendiri.
Akhirnya datang tiba-tiba. Di konser Februari 2001 mereka janji nggak akan bubar. Tiga bulan kemudian, karena masa kontrak tiap member habis di waktu berbeda, Jang Woo-hyuk, Tony An, dan Lee Jae-won mengumumkan keluar dari agensi. Fans langsung mendatangi gedung agensi, dan klaim yang saling bertolak soal pembagian uang menyalakan perdebatan kontrak budak. Setelah bubarnya grup, ketiganya membentuk jtL, Kangta dan Moon lanjut solo, dan SM mulai menyiapkan boy group berikutnya, TVXQ.
Bertahun-tahun kemudian, kelimanya kembali sepanggung di spesial retro Totoga milik Infinite Challenge. Karena sengketa merek, mereka nggak boleh pakai nama dan logo H.O.T., jadi konser 2018 di Stadion Olimpiade dikasih nama panjang 'Forever High-five Of Teenagers'. Tetap saja tribunnya jadi putih lagi. Istilah "generasi pertama" sendiri lahir dengan mereka sebagai patokan, jadi setiap kali orang menghitung generasi idol, hitungannya mulai dari sini.