decodeK

position (포지션)

KataIdolStrukturInti

Peran tiap member di dalam grup idol: leader, main vocal, main dancer, rapper, visual, maknae. Fans biasanya hafal tabel posisi di profil duluan sebelum hafal lagunya.

Polanya terbentuk di generasi pertama, lewat H.O.T. dan Sechs Kies untuk boy group dan S.E.S. untuk girl group: vokal, dance, rap, plus leader dan maknae. Biasanya agensi yang menentukan dan menuliskannya di profil resmi. Ini juga sistem istilah pinjaman bahasa Inggris yang diolah ala Korea, alias Konglish.

Vokal dan rap dibagi jadi sub, lead, dan main. Awalnya main vocal dan lead vocal artinya sama, tapi begitu muncul grup dengan lebih dari sepuluh member, labelnya jadi bertingkat kayak kelas kursi di kereta. Main vocal pegang nada tinggi di reff, jadi pita suaranya paling diforsir. Makanya grup seperti EXO sampai punya beberapa main vocal biar bebannya terbagi. Sebaliknya, istilah sub dancer hampir nggak dipakai, soalnya semua member tetap nge-dance serempak tajam dari awal sampai akhir.

Leader jadi wajah tim dan penghubung antara member dan agensi. Bebannya banyak, untungnya sedikit, sampai sering dibilang samsak tim. Paling sering yang tertua yang jadi leader, dan ada juga grup seperti BLACKPINK atau NewJeans yang nggak punya leader resmi. Maknae adalah satu-satunya posisi yang ditentukan murni dari umur, bukan skill, dan sering sepaket dengan tugas aegyo.

Center dan visual itu semi-resmi, agensi jarang mengumumkannya terang-terangan. YoonA dari Girls' Generation sering disebut sebagai member girl group pertama yang dijuluki 'center', dan Produce 101 bikin istilah ini mainstream di 2016. Fans juga punya posisi versi mereka sendiri untuk member yang merch-nya paling cepat sold out, alias yang paling banyak jadi ultimate bias.

Sejak generasi keempat, makin banyak grup yang nggak lagi mencantumkan posisi resmi. Perannya berubah tiap lagu, dan konsep serta karakter jadi lebih penting. Jadi banyak tabel posisi yang beredar sekarang sebenarnya tebakan fans, dan tiap album baru debatnya mulai lagi.