
Jonghyun
Main vocal SHINee sekaligus penyanyi-penulis lagu yang menulis musiknya sendiri. Dia berpulang tahun 2017 di usia 27, tapi lagu dan kata-katanya masih menemani para fans sampai sekarang.
Nama aslinya Kim Jonghyun, lahir di Seoul tahun 1990. Cita-cita awalnya justru jadi komposer, bukan penyanyi, dan di band SMP dia pegang bass. Staf SM Entertainment melihatnya main bass di festival sekolah. Waktu audisi dia belum pernah nge-dance sama sekali, jadi cuma tepuk tangan doang, tapi dia menebusnya dengan nyanyi lebih dari 80 lagu. Selama tiga tahun jadi trainee, SM berkali-kali bongkar pasang formasi debut, dan cuma dua nama yang selalu ada di semua versi: dia dan Taemin.
Saat SHINee debut tahun 2008, perkenalan yang ditentukan agensi adalah "Halo, saya bling bling Jonghyun dari SHINee." Banyak yang mengira dia cuma visual lalu kaget karena suaranya bagus banget, dan kritikus menyebut vokalnya salah satu alasan SHINee meledak. Posisi resminya main vocal, tapi dia all-rounder yang bahkan merekam guide rap sendiri. Selagi grupnya mengubah standar dance boy group, dialah yang menaruh ad-lib nada tinggi di atasnya. Member lain suka ngeledek kalau ad-lib itu kedengaran kayak kucing bilang "kyaong".
Julukannya banyak banget. Tingginya 171 cm, paling pendek di grup, jadi waktu Onew memanggilnya "jarimongttang" (semacam "si pendek"), Key langsung nyamber "berarti Jamong dong", yang artinya jeruk bali, dan nama itu nempel. Di video konser solonya dia mencoret tinggi resmi 173 cm lalu menulis 171 kecil-kecil, bikin satu arena ngakak. Karena paling gampang nangis dia dijuluki "Bendungan Besar", dan karena sayang banget sama maknae, dia juga dipanggil "Mama Taemin". Fans juga hafal fakta bahwa ketiga huruf hanja namanya, 金鐘鉉, sama-sama mengandung huruf "emas", makanya fotonya sering dipakai sebagai jimat penarik rezeki.
Tanda tangan aslinya ada di kredit lagu. Mulai dari lirik "Juliette" tahun 2009, dia terus menulis di album demi album. Tahun 2013 dia menulis, mengaransemen, sekaligus jadi featuring di "Gloomy Clock" milik IU. Tahun 2015, "Playboy" dari EXO sudah disukai fandom sebelum ketahuan siapa penciptanya, dan dia dapat julukan "God Jonghyun". Cerita di balik "Breathe" milik Lee Hi lebih seru lagi: Tablo minta dibuatkan lagu, dia menulis beberapa dan sempat ditolak, lalu Yang Hyun-suk memilih lagu terakhirnya sebagai double title tanpa tahu siapa penulisnya.
Mulai 2014 dia jadi DJ acara radio tengah malam MBC, Blue Night, selama tiga tahun, dan pendengar memanggilnya "Jjong-D". Lagu-lagu dari salah satu segmennya dikumpulkan jadi album Story Op.1 dan Op.2, dan dia menang penghargaan radio di MBC Entertainment Awards 2015. Di tahun yang sama dia debut solo lewat mini album BASE, tampil di Tokyo Dome bareng SHINee, dan menerbitkan novel. Tahun itu dia merilis 43 lagu dan bikin 87 demo.
Jarang ada idol yang seberani dia soal isu sosial. Tahun 2013 dia memasang poster kampus buatan seorang mahasiswa LGBTQ sebagai foto profil dan mengirim pesan dukungan langsung ke mahasiswa itu. Waktu diserang balik, dia menanggapinya santai dengan cuitan soal war tiket konser, dan malah makin dipuji. Setelah tahu salah satu korban tragedi kapal Sewol adalah fansnya, dia mengundang keluarga korban ke konser, dan di hari ulang tahunnya dia minta orang mengingat para siswa yang lahir di tanggal yang sama.
Dia sensitif banget sama aroma dan pakai parfum yang sama bertahun-tahun, sampai staf tahu dia datang cuma dari wanginya. Dia benci musim panas, suka hujan, dan lebih milih jas hujan daripada payung. Dia nangis tiga kali nonton Your Name, dan waktu sutradara Makoto Shinkai jadi tamu radionya, dia mencoba memandu wawancara dalam bahasa Jepang tanpa penerjemah. Fans juga menyimpan momen ketika Taemin menjadikan "pamer perut Jonghyun" sebagai janji menang nomor satu, bikin Jonghyun speechless.
Setelah bertahun-tahun berjuang dengan depresi, dia mengakhiri hidupnya pada 18 Desember 2017 (lihat Kehilangan Jonghyun SHINee). Album yang sudah dia siapkan, Poet | Artist, rilis Januari berikutnya; judulnya menyandingkan penyair yang dia impikan dan artis yang jadi pekerjaan terakhirnya. Keluarganya mendirikan yayasan Shinee, dinamai dari lagu utama "Shining", untuk mendukung kreator muda. Kepergiannya membuat industri mulai membicarakan kesehatan mental idol secara terbuka, dan ikut membuat pergi ke psikiater nggak lagi harus disembunyikan. Tahun 2024, saat member lain membuat cincin persahabatan di ulang tahun debut ke-16, cincin bagiannya diserahkan ke keluarganya.