REI
Main rapper IVE sekaligus satu-satunya member asal Jepang di grup itu. Dia pindah ke Korea sendirian di umur 14 dan tumbuh jadi idol yang nulis lirik rap-nya sendiri dalam bahasa Korea.
Nama aslinya Naoi Rei, lahir 3 Februari 2004 di Nagoya, dan dari kecil memang anak K-pop. Kelas 5 SD dia jatuh cinta sama Red Velvet: gantungan kunci di tas sekolah, tidur pakai bantal bergambar member, sampai mewarnai ujung rambut jadi oranye biar kayak Seulgi. Tiap tahun dia nonton Dream Concert di TV. April 2018 ibunya mendaftarkan dia ke audisi di Tokyo sehari sebelumnya, jadi dia datang hampir tanpa persiapan. Itu audisi global gabungan label-label Kakao M, dan dia lolos dengan menyanyikan 'Whistle' BLACKPINK dan 'Happiness' Red Velvet. Begitulah dia masuk Starship Entertainment lewat gelombang perekrutan member dari luar Korea, sekaligus jadi artis Jepang pertama di agensi itu.
Sebulan kemudian, di umur 14, dia pindah ke Korea dan menjalani sekitar tiga setengah tahun sebagai trainee. Dia satu-satunya trainee asing di agensi, jadi tinggal sendirian di dorm dan tiap pulang latihan video call sama ibunya biar nggak kesepian. Kata Korea pertama yang dia pelajari adalah 'dompet', dan yang paling bikin kaget adalah bus yang goyangnya kayak roller coaster. Bukannya ke SMA biasa, dia nekat masuk School of Performing Arts Seoul dan lulus tahun 2022; dia masih ingat takjubnya waktu lima suku kata namanya muat semua di name tag. Bahasa Korea juga dia pelajari lewat drakor, salah satunya maraton Twenty-Five Twenty-One sampai larut malam. Karena dia warga asing, bukan keturunan Korea di luar negeri, jalurnya beda dari member gyopo.
Dia debut bersama IVE pada 1 Desember 2021 bareng An Yu-jin dan Jang Won-young. Waktu nama panggung dibagikan dan member lain dapat nama baru, dia diam-diam berharap kebagian juga, tapi jawaban staf simpel: 'Rei ya Rei!'. Posisinya main rapper bareng Gaeul. Konsonan akhir yang biasanya keseleo di lidah penutur Jepang malah dia olah jadi ciri khas flow-nya, dan jarang-jarang rapper girl group nulis bait sendiri, tapi dia iya. Dia punya kredit lirik di 'ROYAL', After LIKE, dan 'Kitsch', dan After LIKE adalah lagu utama IVE pertama yang punya part rap beneran. Dia juga merilis rap buatan sendiri 'Hiiigh' dalam tiga bahasa, Korea, Jepang, dan Inggris, dan album penuh kedua IVE tahun 2026 memuat lagu solonya 'In Your Heart' yang ikut dia tulis dan komposisi. Awalnya dia dibilang kaku kalau menari, tapi setelah rutin les dengan dancer Jepang Akanen, gerakannya jadi jauh lebih luwes.
Karakternya kuat banget. Fans bilang dia mirip Kongsuni, tokoh kartun anak Korea, jadi dia mulai pakai pose Kongsuni di selfie, dan sekitar 2022 pose itu pelan-pelan viral di kalangan idol. Lucunya, dia sendiri menyebutnya 'Konsuni' karena bunyi ng di akhir keluar jadi n. Tahun 2024 dia bikin tren pose pita, dua tangan membentuk pita di atas kepala. Hobinya mengoleksi kata Korea empat suku kata, favoritnya misalnya amuraedo, tapi di Running Man, waktu Yoo Jae-suk menawarkan gyeoksejigam, dia langsung tolak karena katanya nggak keren. Jawaban singkat-singkatnya yang datar terus bikin obrolan Yoo mandek, sampai dia dijuluki 'polisi tidur obrolan'. Dia juga suka jokes bapak-bapak, termasuk memelesetkan nama keluarganya: 'na oi' bunyinya kayak 'aku, timun'.
Fakta lain: Wonyoung jago bahasa Jepang dan Rei jago bahasa Korea, jadi mereka bisa ngobrol dengan masing-masing pakai bahasa lawan bicaranya. Wahana ekstrem, film horor, sampai serangga, nggak ada yang bikin dia takut, dan sebagai INFJ sejati dia sudah membayangkan skenario serangan zombi sejak SD. Panggilan sayangnya ke member: Wonyoung 'putri', Leeseo 'bayi', Gaeul 'nenek'. Wajah imutnya bikin dia sering disangka maknae, padahal dari tanggal lahir dia anggota tertua ketiga. April 2023 dia sempat hiatus sebentar karena alasan kesehatan dan kembali akhir Mei. Sebagai duta Korea-Jepang yang juga pernah jadi MC acara penghargaan di Jepang, dia wajah penting dari strategi lokalisasi IVE ke Jepang.