Pendiri agensi yang tetap manggung
Dia mendirikan agensi yang sudah melantai di bursa saham, dan di usia 50-an masih nyanyi dan nge-dance sendiri di panggung. Di antara bos agensi besar Korea, cuma Park Jin-young yang masih aktif jadi penyanyi dance pop.
Park Jin-young debut solo tahun 1994, dan perusahaan yang dia bangun, JYP Entertainment, sudah listing di bursa. Dia pemegang saham terbesar dengan porsi sekitar 15 persen dan duduk sebagai direktur terdaftar, jadi dia beneran punya tanggung jawab hukum atas jalannya perusahaan. Tapi jabatannya bukan CEO. Dia CCO (Chief Creative Officer) sekaligus produser utama, dan di kantor dia lebih suka dipanggil "PD-nim" atau "Park Jin-young-ssi" daripada "bos". Kalau ada grup baru mau debut, keputusan terakhir tetap di tangan dia.
Di dunia K-pop, pendiri agensi biasanya mundur ke belakang panggung begitu perusahaannya membesar. Lee Soo-man awalnya penyanyi, begitu juga Yang Hyun-suk, mantan anggota Seo Taiji and Boys, tapi dua-duanya akhirnya jadi produser dan eksekutif. Bang Si-hyuk, pendiri HYBE, memang nulis lagu-lagu hits, tapi bukan dia yang tampil. Makanya tiap JYP comeback selalu muncul komentar yang sama: CEO yang bisa bikin lagu itu banyak, tapi yang sekalian hafal koreonya cuma satu.
Dan comeback-nya jalan terus, hampir tiap tahun. FEVER di 2019, When We Disco bareng Sunmi di 2020, Groove Missing di 2022, Changed Man di 2023, Easy Lover di 2024, Happy Hour di 2025, lalu WET di 2026 yang sekaligus jadi lagu tema resmi Waterbomb 2026. Konser solonya juga rutin, misalnya "NO.1 X 50" di 2019 dan "80's Night" di 2023. Karena konsernya sering pas Natal atau akhir Desember, dia sering nggak bisa datang waktu diundang tampil di acara penghargaan akhir tahun stasiun TV.
Dia nggak menutupi alasannya. Di satu wawancara dia bilang bisnis itu seru cuma waktu masih dimimpikan, dan satu-satunya rapat yang dia ikuti ya rapat A&R. Menurut dia, bisnis dijalani dengan kepala dingin, sementara panggung rasanya kayak trance. Dia juga pernah bilang yang bikin dia takut naik ke posisi lebih tinggi bukan rasa kesepian, tapi kehilangan insting entertainer yang bisa bikin orang ketawa dan nangis. Sejak debut dia menyebut dirinya "ddanddara", slang Korea buat penghibur panggung, dan sampai sekarang masih konsisten.
Di atas panggung dia masih mesin meme. Celana vinil transparannya yang legendaris dari era 90-an ternyata bentuk protes terhadap aturan TV soal pakaian terbuka, seperti dia ceritakan di You Quiz on the Block. Di MAMA 2019 dia pakai vinil lagi di panggung bareng Hwasa dari MAMAMOO, dan ekspresi kaget Jackson GOT7 di kursi penonton langsung viral. Outfit-nya di Waterbomb 2025 bikin fans teringat Gwi-ma, villain di KPop Demon Hunters, dan belakangan ketahuan sutradara Maggie Kang memang pernah kepikiran dia untuk peran itu.
Fans internasional manggil dia "JYPapi", julukan yang lahir dari caranya ngemong artis kayak TWICE, ITZY, dan NMIXX. Dia jelas tahu, karena di lagu WET ada lirik "Just call me JYPapi". Bos agensi yang nulis lagu buat idol-nya, lalu tampil di panggung acara musik yang sama bareng mereka, masih jadi pemandangan langka di K-pop.