
Park Jin-young (J.Y. Park)
Penyanyi sekaligus produser yang mendirikan JYP. Perusahaannya sekarang bernilai triliunan won, tapi dia masih nulis lagu sendiri dan masih nge-dance di panggung padahal umurnya sudah lewat 50.
Lahir di Seoul tahun 1971, waktu kelas 1 SD dia tinggal dua setengah tahun di New York karena ayahnya dipindahtugaskan. Di sanalah dia jatuh cinta sama Michael Jackson dan Stevie Wonder, dan musik kulit hitam Amerika jadi akarnya seumur hidup. Deal-nya sama orang tua waktu SMA masih sering diceritain: dua jam bebas nge-dance di klub sepulang sekolah, habis itu langsung naik mobil ayahnya ke ruang belajar dan begadang belajar. Hasilnya, dia masuk jurusan Geologi Universitas Yonsei.
Jalan menuju debut penuh penolakan. Album grup pertamanya tahun 1992 nggak laku, dan agensi demi agensi nolak dia gara-gara penampilannya. Di audisi SM, Lee Soo-man dengerin lagu ciptaannya lalu nanya, kamu sih nggak, tapi lagunya mau dijual nggak? Dia teriak "Nggak!" dan cabut, dan sampai sekarang dia nyebut hari itu hari paling sedih dalam hidupnya. Sementara itu dia dua setengah tahun jadi asisten komposer Kim Hyung-seok, angkut-angkut alat musik sambil belajar bikin lagu dari nol, sampai catatannya kira-kira seratus buku.
Debut solo tahun 1994 lewat "Don't Leave Me", yang duluan viral lewat iklan permen karet yang dibintangi Jung Woo-sung yang masih pendatang baru. Jadi pas penyanyi aslinya muncul, fans sempat kaget. Kejutan sebenarnya ada di kostum: "celana vinyl" tembus pandang plus goyang pinggul di acara musik jam makan malam. Belakangan dia ngaku itu bentuk protes ke aturan sensor TV: celananya dipakai kok, cuma kebetulan transparan. Foto itu masih jadi jjal memalukan paling legendaris, dan dia sendiri malah pakai lagi celana itu di MV "Still Alive" (2016) lalu tampil bareng Hwasa dengan kostum vinyl di MAMA 2019. Ada juga cerita tahun 2003 waktu dia ganti jas jadi atasan jaring di acara di istana kepresidenan.
Setelah bikin agensi sendiri tahun 1997, fokusnya pindah ke produksi. Tahun 1999 dia pegang g.o.d dan bikin mereka jadi grup kesayangan satu negara; lagu debut mereka To Mother juga dia yang nulis. Tahun 2002 dia debutin Rain, penyanyi yang dia temukan sendiri, dan ngabisin seluruh tabungannya, 2 miliar won, buat beli gedung di Cheongdam. Waktu jalanin wajib militer versi pelayanan publik, siang dia nulis tilang parkir, malamnya nulis lebih dari seratus lagu sebulan. Partner nulis lagunya waktu itu? Bang Si-hyuk, yang nantinya mendirikan HYBE.
Tahun 2007, Tell Me dari Wonder Girls bikin satu Korea demam hook song, lalu Nobody nyusul meledak. Tapi keputusannya bawa grup itu ke Amerika pas lagi di puncak masih diingat sebagai kegagalan yang pahit. Setelah itu dia ngerombak JYP biar bisa jalan "tanpa Park Jin-young", dengan tim A&R yang nyaring lagu lebih dulu. Katanya, dia kepikiran setelah lihat saham Apple anjlok sepeninggal Steve Jobs.
Tapi dia tetap nulis lagu: Bad Girl Good Girl punya miss A, What is Love? dan Feel Special punya TWICE, sampai ICY punya ITZY. Mulai 2012 dia tiga tahun berturut-turut jadi nomor satu pendapatan royalti, dan bisikan "JYP~" di awal lagu itu tanda tangannya. Dia juga turun langsung di acara audisinya, kayak SIXTEEN yang ngelahirin TWICE dan Nizi Project yang bikin NiziU di Jepang. Tahun 2015 duetnya bareng Jessi malah nurunin lagu baru miss A, artisnya sendiri, dari posisi satu. Di Infinite Challenge dia ribut sama Yoo Jae-suk soal tempo, 110 lawan 130 BPM, sampai akhirnya dua-duanya digabung jadi satu lagu.
Di kantor, panggilan resminya cuma "Pak Park Jin-young", tanpa embel-embel CEO. Dia maniak basket dan beberapa kali jadi komentator tamu Final NBA. Tahun 2020 dia rilis When We Disco bareng SUNMI dan duet bareng Rain. Tahun 2025 dia diangkat jadi ketua bersama komite presiden untuk pertukaran budaya pop. Dan Park Joon-hyung dari g.o.d, yang lebih tua darinya, nyebut dia "kayak sosok ayah".