
Bang Si-hyuk
Pendiri sekaligus chairman HYBE. Dia mulai sebagai komposer di JYP, mendirikan Big Hit, dan lewat BTS membuktikan grup dari luar agensi big three pun bisa jadi nomor satu dunia.
Waktu kecil dia udah bisa baca hangul umur lima tahun dan kerjanya cuma baca buku seharian. Orang tuanya khawatir, lalu beliin gitar biar dia mau keluar rumah. Hasilnya kebablasan: pas SMP dia malah main di band heavy metal. Masa awal SD dia habiskan di Jeddah, Arab Saudi, tempat ayahnya bertugas. Dia sempat ngincer fakultas hukum Universitas Nasional Seoul, tapi nilainya mepet, jadi banting setir ke jurusan estetika. Ternyata cocok banget, dan tahun 1997 dia lulus peringkat dua di fakultas humaniora. Di tengah jalan, penghargaan di Kontes Musik Yoo Jae-ha 1994 bikin dia serius jadi pencipta lagu.
Titik baliknya tahun 1996, waktu dia nulis lagu untuk album ketiga Park Jin-young dan langsung direkrut. Tahun 2001 sampai 2005 dia jadi produser kepala di JYP Entertainment. Pembagiannya jelas: JYP pegang lagu utama, Bang pegang lagu lanjutan dan B-side. Dari situ lahir hits g.o.d kayak Friday Night, Sky Blue Balloon, dan 0%. Dia juga ikut memproduseri debut Rain. Waktu Park nyoba nembus Amerika tahun 2003, kantor nggak mau ngebiayain, jadi mereka berdua numpang satu kamar di rumah kenalan. Bang kebagian tugas nyuci dan pernah ngamuk gara-gara kaus kaki dilepas kebalik; katanya sejak itu Park selalu ngebalikin kaus kakinya. Mereka biasa debat soal filsafat dan makna musik pop sampai subuh. Sekarang dua-duanya bos perusahaan saingan, bedanya Park masih naik panggung sendiri, sementara Bang tetap di balik layar.
Februari 2005 dia mendirikan Big Hit Entertainment, dengan nama pena hitman bang di kredit lagu. Dari era ini ada Like Being Shot by a Bullet dan My Ear's Candy milik Baek Ji-young, juga Can't Let You Go Even If I Die dari 2AM. Dia terkenal pelit ngasih izin remake lagunya, sampai My Ear's Candy pernah batal masuk album cover penyanyi lain. Tahun 2010 dia mulai dikenal publik sebagai juri blak-blakan di acara audisi The Great Birth. Dia pernah negur peserta yang ngetuk kaki ngikutin ritme sambil nyanyi, eh netizen langsung ngegali video penyanyi balada top yang ngelakuin hal yang sama. Rap-nya di video audisi trainee dulu dijuluki rap cringe, dan dia sendiri ikut nyebutnya begitu.
BTS awalnya dirancang jadi grup hip hop murni. Dia sempat ngajak rapper underground, rencananya gagal, lalu berubah jadi grup idol hip hop. Tahun 2011 dia bilang balada susah go global, kuncinya dance, dan idol ke depan harus bisa nyanyi, nari, nulis lirik, sekaligus compose. Banyak yang ketawa. Waktu BTS debut 2013, Big Hit cuma agensi kecil yang hampir tumbang. Karena nyaris nggak dapat slot TV, para member ngusulin festival ulang tahun debut buat fans; itulah FESTA, yang sekarang ditiru semua grup HYBE. Namanya ada di I NEED U, Blood Sweat & Tears, Spring Day, FAKE LOVE, IDOL, dan Boy With Luv. Fakta seru: target pasar awalnya justru China. Tahun 2016 larangan Hallyu keluar, pas BTS lagi naik di Billboard, jadi arahnya pindah ke Amerika. Tahun 2017 dia bilang nyanyi pakai bahasa Inggris itu bukan K-pop; pandemi mengubah segalanya, dan tahun 2020 lahirlah Dynamite yang full bahasa Inggris.
Tahun 2021 Big Hit berganti nama jadi HYBE dan dia jadi chairman. Setahun sebelumnya dia sudah merangkul PLEDIS, lalu membeli Ithaca Holdings milik Scooter Braun dalam ekspansi besar ke Amerika yang dijalankan lewat HYBE America. Dia tercatat sebagai produser eksekutif TOMORROW X TOGETHER, ENHYPEN, LE SSERAFIM dengan ANTIFRAGILE, dan ILLIT dengan Magnetic, sementara girl group bentukan Amerika KATSEYE masuk nominasi Grammy Best New Artist. Tahun 2021 Forbes menaksir hartanya 2,7 miliar dolar AS, dan tahun 2024 dia resmi ditetapkan sebagai kepala grup usaha besar. Dulu dia pernah bercanda kalau bisnis hiburan gagal, dia bakal buka toko egg tart; sekarang kantor pusat HYBE punya bakery sendiri. Ada juga momen legendaris Wonhee ILLIT: waktu masih trainee dia papasan sama Bang di lift dan refleks teriak, eh, HYBE!
Sejak 2024 jalannya berat. Konfliknya dengan Min Hee-jin, mantan CEO ADOR, pecah ke publik sebagai perseteruan HYBE vs ADOR, dan waktu member NewJeans bilang salam mereka diabaikan, dia menjelaskan kalau dia punya prosopagnosia. Dia juga diselidiki atas dugaan tidak mengungkap perjanjian pemegang saham dengan dana private equity saat IPO HYBE tahun 2020. Tahun 2025 regulator keuangan melaporkannya ke kejaksaan, tahun 2026 kejaksaan menolak permohonan surat penahanan dari polisi, dan September tahun itu polisi melimpahkan kasusnya ke kejaksaan tanpa penahanan. Bang menyatakan akan menjelaskan secara rinci situasi saat IPO.