
Blood Sweat & Tears
Title track BTS tahun 2016 yang membingkai godaan dan kejatuhan seperti galeri seni. Lagu inilah yang bikin kebiasaan fans membedah simbol MV jadi olahraga fandom beneran.
Lagu ini rilis 10 Oktober 2016 sebagai title track album penuh kedua mereka, WINGS. Idenya berangkat dari frasa terkenal 'killing me softly', dan liriknya memang punya baris yang minta dibunuh dengan lembut. Genrenya moombahton trap berbasis reggae, dan Bang Si-hyuk bilang ini lagu yang paling dekat dengan sound yang dia kejar seumur hidup. RM, SUGA dan j-hope ikut menggarap lagunya. Ini konsep seksi pertama mereka yang serius, jadi para member sampai latihan ekspresi di depan cermin. Jimin cerita bagian tersulit waktu rekaman adalah ngilangin tenaga dari suaranya, dan hasilnya intro yang langsung nyangkut di telinga dalam satu baris.
MV-nya terinspirasi novel Demian karya Hermann Hesse. Short film yang rilis duluan aja udah penuh tteokbap (umpan teori), dan simbol yang nyambung ke karakter yang diperankan member sejak era sebelumnya disebar di mana-mana: ruang pameran penuh patung, mata Jimin yang ditutup, Jung Kook digantung pakai kabel, Jin mencium patung, V memamerkan punggungnya. Begitu tayang, medsos langsung banjir thread teori dan video reaksi, dan terjemahan fans plus video analisis dari luar negeri jadi genre sendiri. Musik organ yang dimainkan SUGA adalah Passacaglia in D minor karya Buxtehude, dipilih karena muncul di Demian, dan tiba-tiba video organ barok dipenuhi komentar orang yang datang gara-gara BTS. Dari sini permainan membongkar semesta cerita BTS dan tiap teaser comeback benar-benar jalan.
Angkanya juga rekor untuk ukuran waktu itu. MV-nya tembus 10 juta views dalam 40 jam 55 menit, tercepat untuk boy group K-pop saat itu, dan lagunya masuk nomor 1 di delapan situs musik Korea cuma dua jam setelah rilis. Maret 2025 MV ini tembus 1 miliar views di YouTube, jadi MV kedelapan grup ini yang sampai di angka itu.
Cerita di balik layarnya juga seru. SUGA sempat nolak lagu ini jadi title track karena judulnya isinya cairan tubuh semua. Baris 'peaches and cream' yang ditulis RM bikin fans luar negeri nanya apakah maksudnya arti slang, dan dia jelasin kalau dia pakai arti kamus. Baris Korea 'wonhae mani' kedengarannya mirip banget sama 'want it, many' sampai banyak yang yakin itu disengaja. Jin awalnya dijadwalkan nyanyi bagian reff, tapi feel-nya nggak dapet, jadi akhirnya cuma kebagian bridge.