decodeK

HYBE

PerusahaanAgensiK-popPerusahaan terbuka

Perusahaan yang membesarkan BTS, dulunya Big Hit, lalu ganti nama jadi HYBE di 2021. Tumbuh jadi holding dengan banyak label di bawahnya, dan struktur itu juga yang di 2024 berujung perang hukum dengan label mereka sendiri.

Awalnya kecil banget. Komposer Bang Si-hyuk, yang dulu kerja bareng Park Jin-young di JYP, keluar dan mendirikan Big Hit di 2005. Kata "Hit" diambil dari nama penanya dulu, "Hitman" Bang. Lalu BTS debut di 2013 dan semuanya berubah. Tahun 2017 laba operasional Big Hit sudah ngalahin agensi Big 3, dan di 2020, tahun ketika Dynamite jadi lagu pertama dari musisi Korea yang puncaki Billboard Hot 100, perusahaan ini melantai di bursa KOSPI.

Setelah itu mulai belanja besar-besaran. Source Music (agensi GFRIEND) di 2019, lalu PLEDIS bareng SEVENTEEN dan KOZ milik ZICO di 2020. Lewat Belift Lab, perusahaan patungan dengan CJ ENM, mereka bikin ENHYPEN dari acara survival. Maret 2021 namanya resmi jadi HYBE dan kantornya pindah ke gedung 19 lantai di Yongsan, gedung yang tiap sore depannya rame fans luar negeri antre foto. Nggak lama kemudian mereka beli Ithaca Holdings, perusahaan Amerika yang menaungi Justin Bieber dan Ariana Grande, sekitar 1,05 miliar dolar, dan lahirlah HYBE America.

Platform fans Weverse juga buatan mereka. Naver masuk dengan investasi besar sampai jadi pemegang saham kedua terbesar, dan artis dari agensi lain ikut gabung, jadi HYBE praktis pegang seluruh jalur aktivitas fans online. Album, merch, konser, game, webtoon, semua diputar di dalam grup sendiri. Model integrasi vertikal inilah tulang punggung bisnis HYBE.

Budaya kantornya juga unik. Dari awal nggak ada panggilan jabatan, semua orang termasuk CEO dipanggil nama depan plus "nim". TIME memasukkan HYBE ke daftar 100 Perusahaan Paling Berpengaruh di 2021 dan 2022, dan di 2024 regulator persaingan usaha Korea menetapkannya sebagai grup bisnis besar, agensi hiburan murni pertama yang dapat status itu.

Tapi model banyak label ini pedang bermata dua. Publik menyebut TXT, LE SSERAFIM, sampai ILLIT sebagai "idol HYBE" semua, jadi masalah satu label langsung jadi masalah satu perusahaan. Di 2023 HYBE beli saham Lee Soo-man dan mencoba mengambil alih SM, tapi mundur setelah perebutan kendali yang panas. Di 2024 mereka bentrok langsung dengan ADOR, label yang dipimpin Min Hee-jin, dalam konflik terbuka yang merembet sampai ke sengketa kontrak NewJeans.