HYBE vs ADOR
Konflik yang meledak April 2024 waktu HYBE mengaudit bos ADOR, sub-label miliknya sendiri sekaligus rumah NewJeans, karena dituduh mau merebut kendali. Ujungnya jadi konferensi pers viral, perang di pengadilan, sampai member yang menyatakan kontraknya putus.
Semuanya dimulai 22 April 2024. HYBE mengumumkan audit internal, bilang mereka menemukan tanda-tanda CEO ADOR Min Hee-jin dan dua eksekutif mau melepaskan label itu dari HYBE, lalu tiga hari kemudian melaporkannya atas dugaan penggelapan kepercayaan. Versi Min beda total: dia bilang cuma mengirim protes resmi karena ILLIT, grup rookie dari label saudara di HYBE, meniru konsep dan koreografi NewJeans, dan audit itu balasannya. Video perbandingan lagu debut ILLIT Magnetic dengan Super Shy punya NewJeans sempat banjir di timeline berminggu-minggu.
Titik baliknya 25 April. Konferensi pers pertama Min berlangsung lebih dari dua jam: dia menangis, tertawa, mengumpat, dan membacakan chat KakaoTalk-nya dengan chairman HYBE Bang Si-hyuk secara live. Semua orang nunggu jas rapi dan permintaan maaf, eh dia datang pakai kaus hijau dan topi LA Dodgers. Dua-duanya sold out hari itu juga, dan kaus seharga 80.000 won dijual lagi sampai 500.000 won. Ucapannya kayak "gaejeossi" (kira-kira om-om sok berkuasa) dan "sini lawan satu lawan satu" jadi bahasa gaul tahun itu, dan SNL Korea memparodikan gaya konferensinya plek-plekan. Besoknya teaser comeback NewJeans rilis, dan outfit Minji kelihatan mirip banget sama gaya Min.
Satu kalimat Bang di chat itu, "Kamu bisa injak aespa, kan?", langsung jadi meme walaupun kasusnya serius. Pas banget single baru aespa judulnya Supernova, jadi plesetannya ngalir sendiri, dan WINTER kelihatan nahan ketawa waktu wartawan menanyakannya di showcase. Belakangan, waktu Minji dan KARINA bikin dance challenge bareng, fans langsung menganggap mereka duo yang nggak terpisahkan.
Di pengadilan, rasanya kayak naik roller coaster. Akhir Mei hakim melarang HYBE memberi suara untuk mencopot Min di rapat pemegang saham, jadi dia tetap menjabat. Tapi dewan direksi sudah dikuasai pihak HYBE, dan 27 Agustus dia tetap dicopot dari kursi CEO; 20 November dia sendiri mundur dari dewan. Di HYBE, CEO Park Ji-won juga mundur. Sementara itu fans yang diduga Bunnies mengirim truk LED ke depan gedung HYBE, salah satu momen fandom bergerak melawan agensi.
Lalu apinya merembet ke para member. Hanni bersaksi di audit Majelis Nasional soal perlakuan yang dia alami di kantor. Beberapa hari kemudian, di sesi lain, menteri kebudayaan menjawab pertanyaan soal tampering dengan menyebut kasus FIFTY FIFTY dan bilang kasus NewJeans dia lihat sebagai kelanjutannya. Tanggal 28 November 2024 kelima member menggelar konferensi pers dan menyatakan kontrak mereka berakhir. Tapi pengadilan memenangkan ADOR baik di putusan sela maupun gugatan utama, dan kontraknya dinyatakan sah. Hanni, Haerin, dan Hyein dipastikan kembali, Minji masih bernegosiasi, sementara ADOR memutus kontrak Danielle sehingga muncul gugatan baru.
Perang pribadi Min juga belum selesai. Juli 2025 polisi menghentikan laporan penggelapan kepercayaan karena tidak ada unsur pidana, tapi keberatan HYBE membuat jaksa melakukan penyelidikan tambahan. Tanggal 12 Februari 2026 Min menang penuh di tingkat pertama dalam gugatan opsi jual sahamnya: pengadilan memerintahkan HYBE membayar sekitar 22,5 miliar won dan menolak klaim HYBE bahwa perjanjian pemegang saham sudah batal. Banding dan gugatan pencemaran nama baik masih jalan, dan Min sudah mendirikan perusahaan baru, ooak Records.
Kenapa orang Korea sampai segitu kepo? Karena untuk pertama kalinya, pertanyaan siapa sebenarnya pemilik seorang artis dan orang yang menciptakannya di dalam grup agensi raksasa, dan bagaimana sistem multi-label benar-benar berjalan, dibedah terbuka di pengadilan secara real time.