NewJeans menyatakan kontraknya berakhir
Malam 28 November 2024, kelima member NewJeans bikin konferensi pers sendiri dan mengumumkan bahwa kontrak eksklusif mereka dengan ADOR berakhir tepat tengah malam. Agensinya bilang kontrak itu masih sah, dan perangnya pindah ke pengadilan.
Semua ini nggak muncul tiba-tiba. Akarnya ada di perseteruan HYBE vs ADOR yang meledak musim semi tahun itu. Setelah Min Hee-jin, produser yang membentuk NewJeans, dicopot dari kursi CEO ADOR, para member tiba-tiba live pada 11 September lewat channel YouTube yang mereka buat sendiri. Siaran itu nggak lewat persetujuan agensi, dan 35 menit kemudian video beserta channel-nya hilang. Tuntutannya jelas banget: kembalikan Min ke posisinya paling lambat 25 September. CEO baru HYBE yang dilantik hari itu juga bilang perusahaan akan tetap berpegang pada prinsip, alias nolak.
Yang bikin api makin besar adalah cerita Hanni di live itu. Katanya, di lorong gedung kantor, manajer dari label lain lewat dan menyuruh member grupnya untuk mengabaikan dia. Label ILLIT membantah, bilang nggak ada ucapan kayak gitu dan CCTV justru menunjukkan member ILLIT membungkuk memberi salam ke Hanni. Ujungnya, pada 15 Oktober Hanni datang ke Majelis Nasional sebagai saksi dalam audit komisi ketenagakerjaan. Idol aktif bersaksi soal perundungan di tempat kerja, sesuatu yang belum pernah terjadi di Korea.
Pada 13 November, surat resmi yang ditandatangani kelimanya sampai ke ADOR. Isinya: perbaiki pelanggaran kontrak yang serius dalam 14 hari, atau kontrak kami putus. Mereka juga menuntut tindakan atas satu kalimat dari laporan internal HYBE yang terungkap saat audit, kurang lebih: buang New dan susun ulang dari awal. Angka 14 hari itu bukan asal. Kontrak standar artis yang lahir setelah gugatan TVXQ memang membolehkan pemutusan kalau pelanggaran nggak dibereskan dalam 14 hari. Tiga hari kemudian, saat menerima penghargaan, Hanni bilang nggak tahu sampai kapan mereka bakal jadi NewJeans, dan Danielle menambahkan, NewJeans never die.
Sehari sebelum tenggat, ADOR merilis pernyataan yang membela Hanni, tapi para member nggak menganggap itu sebagai perbaikan. Tanggal 28 jam 20.30, konferensi pers darurat. Haerin bilang mereka nggak pernah melanggar kontrak, jadi nggak ada alasan bayar penalti. Karena merek dagang nama grup dipegang agensi, mungkin untuk sementara mereka nggak bisa pakai nama NewJeans, tapi mereka janji bakal berusaha merebutnya kembali. Waktu ditanya ada pesan buat chairman HYBE Bang Si-hyuk, Minji jawab singkat: nggak ada lagi yang mau disampaikan. Mereka juga terang-terangan pengin kerja bareng Min lagi.
ADOR menyayangkan konferensi pers itu digelar sebelum para member bahkan menerima balasan mereka, dan menegaskan bahwa klaim sepihak soal kepercayaan yang rusak nggak otomatis jadi alasan pemutusan. Menurut agensi, balasan setebal 26 halaman sudah dikirim lewat pos, dan kalimat di laporan itu bukan rencana membuang NewJeans. Di sisi lain, koalisi fans Team Bunnies langsung merilis pernyataan dukungan untuk para member, puncak dari rangkaian panjang fans yang bergerak melawan agensi.
Besoknya para member terbang ke Jepang untuk jadwal yang sudah terpasang, sesuai janji. Bulan Desember mereka membuka akun Instagram baru, jeanzforfree, yang tembus 2 juta followers dalam sehari. Salah satu unggahan pertamanya memperlihatkan mereka membayar di muka makanan di restoran dekat aksi yang menuntut pemakzulan Presiden Yoon Suk Yeol, pemandangan yang kemudian dikenal lewat aksi lightstick.
Akhirnya justru berbalik. Begitu pengadilan mengabulkan injunction ADOR, aktivitas independen tertutup, dan pada 30 Oktober 2025 putusan tingkat pertama gugatan pokok menyatakan kontrak tetap sah. Pada 12 November, sehari sebelum batas banding, Haerin dan Hyein duluan mengumumkan kembali, lalu tiga lainnya juga menyatakan bakal balik, jadi putusannya berkekuatan tetap. Setelah itu ADOR mengumumkan kembalinya Hanni sekaligus memberi tahu Danielle bahwa kontraknya diputus. Pemutusan kontrak yang diumumkan di konferensi pers itu pada akhirnya nggak pernah diakui secara hukum.