Gugatan kontrak TVXQ
Musim panas 2009, tiga member boy group terbesar di Asia pergi ke pengadilan buat membekukan kontrak dengan agensinya sendiri. Dari sinilah fans kenal istilah 'kontrak budak', dan dari sini juga cara kontrak di K-pop mulai berubah.
Waktu itu TVXQ lagi menguasai Korea dan Jepang sekaligus. Nggak ada yang nyangka album 'MIROTIC' tahun 2008 bakal jadi era terakhir mereka berlima. Tanggal 31 Juli 2009, Jaejoong, Yoochun, dan Junsu mengajukan permohonan ke pengadilan supaya kontrak eksklusif dengan SM Entertainment dihentikan sementara. Intinya soal masa kontrak sekitar 13 tahun dan pembagian pendapatan. Menurut mereka, kontrak yang diteken sejak zaman trainee itu sama aja nyerahin seluruh masa emas mereka ke satu perusahaan.
Jejak paling kuat dari kasus ini adalah satu kata: noye gyeyak, kontrak budak. Sebelumnya istilah ini cuma bisik-bisik di industri, tapi sejak kasus ini fans pakai tiap hari di kolom komentar dan forum. Fandom-nya juga kebelah dua, satu kubu dukung bertiga, satu lagi jagain dua member yang bertahan, dan retaknya awet bertahun-tahun.
Musim gugur tahun itu pengadilan mengabulkan sebagian besar permohonan, dan sejak awal 2010 mereka bertiga praktis jalan sendiri. Mereka gabung ke C-JeS dan membentuk JYJ, diambil dari inisial nama, lalu ninggalin nama panggung dan pakai nama asli. Katanya hampir nggak ada agensi yang mau nampung, soalnya itu sama aja cari ribut sama SM. Tapi fans tetap gila-gilaan: konser stadion, tur dunia, sampai Eropa, semuanya sold out, dan album global mereka tahun 2010 punya lagu utama yang diproduseri Kanye West. Masalahnya di TV. Selama jadi JYJ, mereka nggak pernah sekali pun tampil di acara musik TV nasional. Fans sampai patungan pasang iklan di bus kota Seoul dan pintu peron kereta bawah tanah. Di Jepang, Avex juga sempat membekukan aktivitas mereka, sampai JYJ menang gugatan itu dan balik ke Tokyo Dome tahun 2013.
Sementara itu Yunho dan Changmin menyusun ulang TVXQ jadi duo, datang paling pagi dan pulang paling malam kayak trainee lagi. Formasi baru mereka dikenalkan di SMTOWN 2010, lalu comeback tahun 2011 lewat 'Keep Your Head Down'. Berdua, mereka malah mecahin rekor konser dome di Jepang satu per satu.
Perang hukumnya selesai lewat kesepakatan damai pada 28 November 2012. Kedua pihak sepakat kontrak dianggap berakhir 31 Juli 2009, hari permohonan diajukan, dan janji nggak saling ikut campur. Total tiga tahun empat bulan. Kasus ini dianggap mempercepat lahirnya kontrak standar artis, dan batas tujuh tahun yang ikut di dalamnya bikin 'tahun ketujuh' jadi tanggal keramat buat semua grup idol.
Pertanyaan yang sama terus balik lagi. Delapan tahun sebelumnya pertanyaan ini sudah muncul waktu H.O.T. bubar di perusahaan yang sama, lalu meledak lagi setahun kemudian lewat sengketa KARA dengan agensinya, muncul lagi empat belas tahun setelahnya saat member EXO mempertanyakan pembayaran, dan lagi-lagi di putusan sela NewJeans. Tiap kali member mempertanyakan kontrak ke agensinya, kasus inilah yang pertama diingat orang. Tahun 2024, Kim Jae-joong dan Kim Junsu merayakan 20 tahun debut dengan membentuk duo JX.