decodeK
JYJ

JYJ

GrupBoy groupGugatan

Trio yang dibentuk Jaejoong, Yuchun, dan Junsu pada 2010 setelah keluar dari TVXQ. Mereka bisa bikin Tokyo Dome sold out dan tur Eropa, tapi nggak pernah sekali pun tampil di acara musik TV nasional Korea.

Semuanya dimulai Juli 2009. Tiga dari lima member TVXQ, grup paling besar di Asia waktu itu, menggugat SM Entertainment soal kontrak eksklusif mereka. Masalahnya: durasi 13 tahun, plus klausul penalti yang bilang kalau kontrak diputus, mereka harus bayar tiga kali total investasi ditambah dua kali perkiraan pendapatan sisa kontrak. Musim gugur tahun itu pengadilan mengabulkan sebagian permohonan sementara mereka, dan istilah kontrak budak jadi ramai banget di Korea. Gugatan kontrak TVXQ ini ada tepat di tengah arus yang akhirnya melahirkan reformasi kontrak standar artis.

Namanya cuma inisial: Jaejoong, Yuchun, Junsu. Mereka ninggalin nama panggung lama (Hero Jaejoong, Micky Yoochun, Xiah Junsu) dan pakai nama asli. Fans Korea nyebut mereka Je-wa-je, atau Kim-Park-Kim dari nama marga mereka. Dan iya, rasanya kayak déjà vu: tiga member H.O.T. juga pernah keluar dari SM lalu bikin jtL, juga pakai inisial.

Awalnya gila-gilaan. Tahun 2010 album Jepang dan DVD konser dome mereka sama-sama nomor 1 di Oricon, dan album global The Beginning bareng Warner Music punya lagu utama Ayyy Girl yang diproduseri Kanye West. Pre-order-nya aja tembus 520 ribu. Album penuh Korea pertama mereka, In Heaven (2011), lewat 300 ribu pre-order di hari pertama, dan konser di Barcelona dan Berlin bikin mereka jadi penyanyi Korea pertama yang manggung di Eropa. Tahun berikutnya mereka jadi grup K-pop pertama yang tampil di Santiago, Chili, dan Lima, Peru. Sengketa dengan label Jepang sempat bikin aktivitas mereka di sana berhenti, tapi setelah menang kasus itu mereka main tiga malam di Tokyo Dome tahun 2013 di depan 150 ribu orang, plus live viewing di 118 bioskop Jepang buat yang nggak kebagian tiket.

Tapi di TV Korea, mereka kayak nggak ada. Selama jadi JYJ, penampilan di acara musik TV nasional: nol. Tahun 2011, siaran langsung KBS yang sudah menjadwalkan mereka sebagai duta wisata Jeju dibatalkan empat hari sebelumnya, dan slotnya diisi Girls' Generation dan f(x). Fans curiga ada kongkalikong antara stasiun TV dan agensi besar. Di tahun yang sama KBS menolak lagu Pierrot karya Jaejoong dengan alasan lirik "PSM" berarti "President Soo-man" dan menyerang pribadi Lee Soo-man. Jaejoong bilang maksudnya sama sekali bukan itu. Soal "pengucilan dari siaran" ini sampai dibawa ke Komisi Persaingan Usaha, dan tahun 2015 Korea mengubah UU Penyiaran supaya artis nggak boleh dihalangi tampil tanpa alasan sah, yang dikenal sebagai UU JYJ. Momen pertama mereka di TV nasional setelah tiga tahun datang di 2013, waktu tampil live di pelantikan presiden.

Jalan yang ditutup malah membuka jalan lain. Junsu main di musikal Mozart! dan jadi bintang musikal sungguhan, praktis nulis buku panduan buat idol yang pindah ke panggung teater. Buat mereka, panggung bukan cadangan, tapi satu-satunya pintu yang terbuka, dan mereka ikut andil bikin musikal jadi batu loncatan bintang, yang bisa kamu telusuri lewat kisah dari panggung ke layar. Jaejoong fokus ke drakor dan album solo bernuansa rock, Yuchun borong penghargaan di drama dan film. Mottonya: sendiri-sendiri, tapi tetap bareng.

Fandom-nya juga tokoh utama. Karena nggak bisa nongol di TV, fans patungan pasang iklan di bus kota Seoul dan pintu peron stasiun Hongik University dan Gangnam. Tahun 2012 para member menolak semua sponsor dan keluar duit sendiri 3,7 miliar won buat Membership Week, pameran fans besar pertama mereka, yang didatangi 15 ribu fans Korea dan 7 ribu fans Jepang. Iklan obat sakit kepala di mana mereka berhenti nyanyi di tengah konser buat teriak "Stop! Ada yang bawa obat sakit kepala?" saking cringe-nya malah jadi kultus, sampai akhirnya mereka reka ulang sendiri di konser. Perpaduan suara lembut Jaejoong dan suara serak Junsu dijuluki "whipped cream dan baguette". Mereka juga beberapa kali minta secara terbuka ke sasaeng supaya berhenti ngejar pakai taksi.

Gugatan dengan SM selesai lewat damai pada November 2012: kontrak dianggap berakhir 31 Juli 2009, hari mereka menggugat, dan kedua pihak sepakat nggak saling ganggu. Setelah album kedua Just Us (2014), ketiganya bergantian menjalani wajib militer. Di tengah itu, tahun 2016 muncul tuduhan soal kehidupan pribadi Yuchun. Semua laporan berakhir tanpa dakwaan, tapi fandom tetap pergi. Tahun 2019 dia membantah pakai narkoba di konferensi pers, lalu hasil tesnya positif, dan agensi C-JeS memutus kontraknya. Sejak itu JYJ praktis jadi duo. Junsu dan Jaejoong keluar dari C-JeS di 2021 dan 2023.

September 2024, di ulang tahun ke-20 debut mereka, Jaejoong dan Junsu membentuk duo JX. Grup yang lahir dari gugatan dan bisa penuhin stadion tanpa TV ini tetap jadi contoh paling jelas tentang bagaimana kontrak dan kekuasaan stasiun TV saling terjalin di industri K-pop.