decodeK

Perebutan SM

Kejadian2023-02Kendali perusahaanModalIndustri

Februari sampai Maret 2023, pendiri, jajaran manajemen, HYBE, dan Kakao sama-sama terjun ke satu perang buat merebut kendali SM Entertainment. Ujungnya Kakao jadi pemegang saham terbesar, dan sang pendiri benar-benar tersingkir dari perusahaan.

Pemicunya adalah perusahaan pribadi milik Lee Soo-man. Selama lebih dari 20 tahun SM membayar biaya produksi ke perusahaan itu, menurut pemberitaan lebih dari 140 miliar won dalam 21 tahun, sementara SM yang sudah melantai di bursa nggak pernah sekali pun bagi dividen. Tahun 2022, Align Partners, dana aktivis yang sahamnya bahkan nggak sampai 1%, langsung menyerang titik itu. Didukung dana pensiun nasional dan investor ritel, mereka menang voting pemilihan auditor, dan kontrak bermasalah itu berakhir musim gugur tahun itu. Januari 2023 manajemen sepakat merombak dewan direksi bareng Align, lalu awal Februari mengumumkan "SM 3.0": banyak pusat produksi dan label, bukan lagi satu produser utama. Intinya, cetak biru SM tanpa pendirinya.

Tanggal 7 Februari manajemen bergerak: menerbitkan saham baru dan obligasi konversi untuk Kakao, perusahaan yang lewat KakaoTalk ada di hampir semua HP orang Korea, setara 9,05% saham. Lee yang lagi di luar negeri pulang dengan tangan patah buat melawan lewat jalur hukum, dan tiga hari kemudian dia balas menyerang dengan menjual 14,8% sahamnya ke HYBE seharga 120.000 won per lembar. HYBE milik Bang Si-hyuk langsung membuka tender offer untuk 25% lagi. Agensi nomor satu mau menelan nomor dua? Satu industri heboh, dan CNN menyebutnya pukulan satu-dua terbesar dalam sejarah K-pop.

Yang menentukan ternyata harga saham. Sebelum ribut-ribut, saham SM ada di kisaran 70.000 won, dan begitu melesat jauh di atas tawaran HYBE yang 120.000, nggak ada alasan lagi jual ke HYBE. Dalam 20 hari tender itu cuma mengumpulkan 0,9%, dan kalau porsi satu afiliasi dikeluarkan, cuma empat lembar. Tanggal 3 Maret pengadilan mengabulkan gugatan Lee, jadi saham baru untuk Kakao juga batal. Kakao membalas dengan tender yang lebih besar: 150.000 won per lembar untuk maksimal 35%. Tanggal 11 Maret Bang bertemu pendiri Kakao, Kim Beom-su, dan besoknya HYBE mundur dengan imbalan kerja sama platform. Saham yang dibeli dari Lee di harga 120.000 dijual ke tender Kakao di 150.000. Tender Kakao kebanjiran peminat lebih dari dua kali target, dan Kakao plus Kakao Entertainment memegang sekitar 40% sebagai pemegang saham terbesar.

Fans dan artis ikut menonton dengan deg-degan. Di polling aplikasi anonim khusus pekerja, 85% karyawan SM menolak diakuisisi HYBE, dan fans SM mengirim truk protes ke depan gedung HYBE. Member NCT yang menang penghargaan dan acara musik melewatkan ucapan terima kasih rutin untuk "guru Lee Soo-man". Key SHINee, waktu diminta konser encore, curhat kalau kantornya lagi kacau. Di siaran langsung, Ryeowook Super Junior lagi ngomongin cokelat dan kata "kakao" (ejaannya sama dengan Kakao dalam bahasa Korea) muncul, dia langsung ketawa canggung bilang serem. Taeyeon mengunggah adegan film The Unjust dengan kalimat "semua orang hidup kerja keras ya". Di fanmeeting, Seulgi Red Velvet diminta menari Hype Boy milik NewJeans, dia kasih sedikit gerakan lalu menggantung kalimatnya, bilang dia berusaha nggak bikin situasi canggung. Sementara Sunny, keponakan Lee, menenangkan fans dengan bilang dia sendiri nggak punya saham dan tahu kabar dari berita.

Buntutnya malah lebih panjang dari perangnya. HYBE melapor ke otoritas keuangan bahwa pembelian besar-besaran saham SM oleh Kakao selama masa tender HYBE adalah manipulasi harga. Penyelidikan melebar ke penggeledahan kantor Kakao, penahanan kepala investasinya, sampai dakwaan terhadap Kim Beom-su. Tapi Oktober 2025 pengadilan tingkat pertama membebaskan Kim dan pihak Kakao: pembelian itu dinilai untuk mengamankan saham, bukan mengatrol harga, dan kesaksian kuncinya dinyatakan palsu. Komisi Persaingan Usaha sudah menyetujui akuisisi SM oleh Kakao dengan syarat pada Mei 2024. Nggak lama setelah kendali berpindah, member EXO juga mengirim surat resmi menuntut data pembagian hasil.

Bekasnya juga kelihatan di panggung. aespa, yang memikul alur cerita universe SM, sempat banting setir ke konsep yang beda, dan full album pertama mereka mundur ke tahun berikutnya. Buat fans, drama ini bikin satu hal jelas banget: agensi K-pop itu perusahaan terbuka di bursa sebelum jadi tempat nostalgia siapa pun. Pendiri dengan saham terbesar pun bisa kalah kalau dewan dan pemegang saham lain berbalik, dan dana dengan 1% saham bisa membalik papan permainan. Bentrokan HYBE, yang baru saja membeli label Amerika, lawan perusahaan aplikasi pesan terasa seperti pengumuman bahwa K-pop sudah jadi permainan modal raksasa.