
Baek Ji-young
Awalnya ratu dance Latin, lalu jadi suara balada Korea dan OST drakor. Pernah ada masa di mana hampir setiap drama hits punya lagu tema dengan suara serak khasnya.
Lahir di Seoul tahun 1976. Awalnya dia disiapkan jadi penyanyi balada, tapi produsernya lihat Ricky Martin lagi menguasai dunia dan langsung banting setir: dia debut tahun 1999 dengan lagu dance Latin Choice. Plot twist-nya, dia kaku banget kalau nari. Koreografernya bilang dia murid selebriti paling nggak bisa nari yang pernah dia ajar, tapi setelah latihan sampai subuh, Baek bisa membawakan langkah tap dance di panggung. Tahun 2000, Dash dan Sad Salsa meledak berturut-turut dan menjadikannya bintang dance papan atas; tahun itu cuma dia penyanyi perempuan yang menang tiga minggu berturut-turut di music show MBC.
Masa jayanya nggak lama. Akhir 2000 dia jadi korban video pribadi yang bocor tanpa persetujuannya, dan meski dia korbannya, kariernya yang malah ditutup. Album ketiganya tahun berikutnya praktis ditolak para PD music show TV nasional, jadi dia bertahan hidup dari panggung klub malam dan acara di daerah. Opini publik mulai berubah waktu program investigasi Unanswered Questions mengangkat masa-masa itu.
Comeback sebenarnya datang lewat ganti genre. Produsernya butuh lebih dari setahun membujuknya merekam balada I Won't Love, dan begitu rekaman selesai, perusahaannya bangkrut. Dia sendiri bawa master lagunya keliling agensi dan hampir semuanya menolak, sampai Warner Music Korea menawarkan coba satu album dulu. Tahun 2006, I Won't Love memberinya nomor satu pertama dalam enam tahun dan jadi lagu paling sering dinyanyikan di noraebang tahun itu. Dia nangis sejadi-jadinya di ruang tunggu, dan ayahnya yang biasanya dingin mengirim pesan satu kata: "Bravo."
Tahun 2008, Like Being Shot ciptaan Bang Si-hyuk meledak. Kritikus menganggap liriknya, sakit seperti tertembak, terlalu sederhana, tapi publik tergila-gila dan Bang yang lagi redup kembali jadi komposer papan atas. Setahun kemudian lagu dance-nya My Ear's Candy melahirkan parodi tanpa henti, termasuk versi Infinite Challenge dengan Yoo Jae-suk memerankan Baek.
Lalu datang era OST drakor-nya. Don't Forget dari IRIS (2009) dan That Woman dari Secret Garden (2011) jadi megahit beruntun, dan drama-drama besar seperti The Greatest Love, The Princess' Man, dan Rooftop Prince ikut memburu suaranya. Katanya dia baca sinopsisnya sendiri sebelum memilih lagu, dan lagunya sering tetap hidup walau dramanya kurang sukses. Tahun 2013 dia bahkan merilis album best-of yang isinya OST semua. Kalau ada satu wajah dari masa ketika OST jadi pasar sendiri, itu dia.
Suaranya sendiri juga penuh cerita. Dia punya perfect pitch, dan di beberapa acara varietas dia bisa menebak nomor telepon cuma dari bunyi tombolnya. Katanya, suara seraknya muncul gara-gara ikut lomba minum waktu kuliah sampai tenggorokannya rusak; belakangan dia operasi kista pita suara dan warna suaranya jadi lebih jernih. Shin Seung-hun menyebutnya salah satu penyanyi yang paling jago memakai chest voice di Korea, dan Lee Seung-chul mengaku baru paham kenapa semua orang heboh soal Baek setelah rekaman bareng dalam proyek berisi sekitar 30 penyanyi. Namanya selalu ada di daftar vokalis perempuan legendaris Korea.
Tahun 2018 dia ikut rombongan konser di Pyongyang dan menyanyikan Like Being Shot serta Don't Forget; banyak orang membaca lirik lagu kedua sebagai pesan soal dua Korea. Single 2020-nya, I Want to See You Even If It's a Lie, bertahan hampir setahun di chart tanpa promosi TV, dan video YouTube saat dia menyanyikannya live di depan remaja yang hampir nggak kenal dia tembus 12 juta views. Dia menikah dengan aktor Jung Suk-won tahun 2013 dan punya satu anak perempuan.