decodeK

Pergi lihat pameran

KataPameranWaktu luangMedia sosial

Museum dan pameran pop-up sekarang jadi rute akhir pekan wajib anak muda Seoul. Upload foto itu bagian dari kunjungan, jadi ruangnya memang dirancang biar instagramable dari awal.

Di Seoul sekarang, "yuk lihat pameran" nggak cuma berarti ke museum. Pop-up store yang dibuka brand selama satu dua minggu ditata kayak pameran, dan orang datang buat "menonton" dengan cara yang sama. Awalnya pop-up itu toko sementara buat brand online yang sesekali tampil offline, tapi di Korea arahnya berubah jadi jualan ruang, bukan cuma barang. Zona interaktif, photo spot, dan merch edisi terbatas jadi paket standar.

Tempat sucinya adalah mal The Hyundai Seoul. Pop-up di sana ganti tiap satu dua minggu, dan pop-up idol yang terus ada bikin tempat ini jadi destinasi wajib turis. Pop-up dengan penjualan tertinggi di sana tahun 2023 adalah ZEROBASEONE, dari situ aja kebayang suasananya. Sejak sekitar 2024, Seongsu naik daun sebagai kawasan pop-up. Stasiun Seongsu di akhir pekan padatnya kayak jam berangkat kerja, dan antre sebelum buka alias open run sudah biasa banget.

Ada sisi lainnya juga. Karena pop-up dibongkar pasang tiap beberapa minggu, warga sekitar kena bising proyek dan sampah, dan sewa harian yang mahal bikin toko lama tergusur. Makanya tren ini terus pindah kawasan, sampai masuk ke gang tua seperti Euljiro.

Rutenya sudah pakem: lihat pameran, nongkrong di kafe terdekat, foto di photobox empat potong, upload, beres. Hal tradisional juga ikut arus, dengan pameran dan kolaborasi brand yang mengolah ulang kertas hanji, warna obangsaek, dan motif dancheong dengan gaya kekinian.