Tempat buat merokok
Di dalam ruangan dilarang total: restoran, kafe, bar, semuanya. Zona dilarang merokok di jalan juga terus bertambah, jadi perokok ngumpul di bilik kecil di belakang gedung.
Semua ini terjadi dalam sekitar dua puluh tahun. Tahun 2002, komedian Lee Ju-il yang lagi berjuang melawan kanker paru-paru jadi wajah kampanye anti-rokok yang mengubah suasana satu negara, dan sejak 2003 merokok di tempat umum jadi ilegal. Setelah itu aturannya melebar sedikit demi sedikit. PC bang, tempat dulu orang main game sambil merokok, dan noraebang, yang dulu punya asbak di tiap room, sekarang cuma boleh di ruang merokok terpisah. Tahun 2017, tempat biliar dan screen golf juga jadi area bebas rokok.
Kejutan paling besar itu harganya. Di hari terakhir 2014, sebungkus rokok naik dari sekitar 2.500 won jadi 4.500 won. Itu kenaikan terbesar sepanjang sejarah, dan dianggap sebagai satu kebijakan yang paling banyak menurunkan angka perokok. Mulai 2015 pemerintah juga menanggung obat dan biaya konsultasi berhenti merokok, jadi klinik berhenti merokok di puskesmas jadi hal biasa.
Jadi begini suasananya. Area merokok idealnya minimal 10 meter dari pintu masuk gedung, makanya pas jam makan siang kamu bakal lihat pekerja kantoran desak-desakan di bilik belakang gedung, kopi di satu tangan, rokok di tangan lain. Budaya rokok habis makan kuat banget sampai katanya pekerja kantoran malah termasuk yang paling banyak merokok. Pas hoesik, yang merokok keluar dulu dari restoran. Sebaliknya, tempat yang susah ditinggal kayak jjimjilbang biasanya punya ruang merokok di dalam.
Sejak 2021, iklan rokok di minimarket nggak boleh kelihatan dari luar, makanya kacanya ditempel stiker buram. Merokok di halte bus atau zona sekolah bisa kena denda. Tapi kebanyakan bilik merokok di Seoul setengah terbuka, asapnya keluar, dan banyak juga yang merokok di samping bilik, jadi keluhan nonperokok nggak pernah habis. Nyari area merokok itu termasuk hal pertama yang kamu pelajari saat tinggal di Korea.